Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABGOR – Memasuki hari kelima wafatnya tokoh nasional asal Gorontalo, Rahmat Gobel, ribuan masyarakat dari berbagai wilayah berkumpul untuk melaksanakan zikir, doa bersama, serta takziah.

Acara yang berlangsung khidmat ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta mendalam terhadap almarhum yang dikenal telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Provinsi Gorontalo.

​Menariknya, kegiatan ini tidak diinisiasi oleh birokrasi, melainkan murni gerakan dari arus bawah. Perwakilan pemerintah daerah setempat mengungkapkan rasa kagumnya atas inisiatif luar biasa dari masyarakat tersebut.

​”Ini kegiatan yang digagas oleh masyarakat. Tidak hanya dari Kabupaten Gorontalo, tetapi juga dari Kota Gorontalo, Gorut, Boalemo hingga Bone Bolango, semua berkumpul di sini. Tanpa undangan resmi, ini betul-betul inisiatif warga dan dikoordinir oleh ibu-ibu takmir masjid. Kami dari pemerintah daerah sekadar ikut memfasilitasi,” ujarnya di lokasi acara. Selasa (14/7/2026).

​Bagi masyarakat dan kolega yang mengenal dekat, Rahmat Gobel bukan sekadar figur publik, melainkan sosok orang tua sekaligus sahabat. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi orang-orang terdekat, tetapi juga masyarakat luas yang bahkan belum pernah bertatap muka langsung dengan almarhum.

​Titipan Amanah Terakhir Terkait Pembangunan Daerah

​Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pemerintah daerah juga membagikan cerita mengharukan mengenai komunikasi terakhirnya dengan almarhum. Tepat satu hari sebelum mengembuskan napas terakhir, Rahmat Gobel sempat menelepon dan menitipkan sebuah pesan penting terkait masa depan Gorontalo.

​”Satu hari sebelum meninggal, beliau menelepon saya. Hanya ada satu titipan beliau, yaitu menitipkan seluruh proses pembangunan yang sudah ia laksanakan. Beliau berpesan: ‘Tolong titipkan, jaga dengan baik amanah saya ini untuk masyarakat Kabupaten Gorontalo,'” kenangnya dengan nada emosional.

​Menurutnya, pesan atau “telepon terakhir” tersebut sebenarnya bukan hanya ditujukan untuk dirinya pribadi, melainkan amanah bagi seluruh masyarakat Gorontalo untuk menjaga dan merawat fasilitas yang ada agar terus bermanfaat.

​Perjuangan Baru Berjalan 30 Persen

​Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat bahwa perjuangan almarhum dalam membangun daerah belum usai. Semasa hidupnya, Rahmat Gobel telah merintis berbagai program pembangunan fisik dan sumber daya manusia, mulai dari mendirikan sekolah, pesantren, hingga fasilitas pendidikan lainnya.

​”Menurut beliau, apa yang sudah dibangun itu baru sekitar 30 persen. Berarti masih ada 70 persen lagi tugas yang tersisa. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua, terutama bagi kami di pemerintahan, untuk mengambil suri teladan dari ketulusan beliau dalam membangun daerah,” tambahnya.

​Pihak pemerintah daerah berencana untuk segera menemui dan berkomunikasi dengan pihak keluarga almarhum dalam waktu dekat guna menyampaikan amanah terakhir ini. Langkah ini diambil agar program-program serta perjuangan yang telah dirintis oleh almarhum dapat terus diteruskan dan diselesaikan dengan baik.

​Acara takziah ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir, sebagai simbol kuat dari persatuan dan kecintaan abadi rakyat Gorontalo terhadap mendiang Rahmat Gobel.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cetak SDM Berdaya Saing Global, Rektor: UMGO : Kampus Harus Melahirkan Ilmu yang Mengubah Peradaban
Buka Sosialisasi Pengelolaan APBDesa, Bupati Sofyan Puhi Ingatkan Kepala Desa dan Kepala Sekolah Konsisten Cegah Korupsi
Wabup Tonny Junus Hadiri Wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Apresiasi Lahirnya Generasi Intelektual
Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Bupati hingga Ketua DWP Kabupaten Gorontalo Terima Penghargaan
Abadikan Jasa Almarhum H. Rachmad Gobel, Papip Celebes Gagas Pembangunan Patung Penghormatan di Limboto
Bupati Sofyan Puhi Siapkan “Sehari Bersama Anak” Sambut Hari Anak Nasional
Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Tingkat Provinsi, Sekda Sugondo Makmur: Teratai Tunjukkan Kinerja Terbaik Mewakili Kabupaten Gorontalo
Tutup Festival Budaya Jawa Tondano Ke-XX, Wabup Tonny Junus: Jaga Identitas Budaya Akulturasi Jawa-Minahasa

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05

Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:38

Cetak SDM Berdaya Saing Global, Rektor: UMGO : Kampus Harus Melahirkan Ilmu yang Mengubah Peradaban

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:43

Buka Sosialisasi Pengelolaan APBDesa, Bupati Sofyan Puhi Ingatkan Kepala Desa dan Kepala Sekolah Konsisten Cegah Korupsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:20

Wabup Tonny Junus Hadiri Wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Apresiasi Lahirnya Generasi Intelektual

Senin, 13 Juli 2026 - 19:39

Abadikan Jasa Almarhum H. Rachmad Gobel, Papip Celebes Gagas Pembangunan Patung Penghormatan di Limboto

Berita Terbaru