Usia Belum Genap 2 Bulan, Pagar SMPN 04 Sungai Beremas Ambruk

Sabtu, 28 Desember 2024 - 15:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN BARAT – Pagar SMPN 04 Sungai Beremas roboh secara mendadak, padahal usianya belum genap 2 bulan. Kejadian ini memicu banyak pertanyaan. Bahkan muncul dugaan bahwa pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Ketika dikonfirmasi pada Jumat, 27 Desember 2024, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Dr. Adrianto, mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut. “Saya belum dapat info, minta konfirmasi kepada PPATK saja, Pak,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Berdasarkan dokumen kontrak, proyek pembangunan pagar tersebut dikerjakan oleh CV. Anugrah Cipta Utama dengan nilai Rp199.713.000 (seratus sembilan puluh sembilan juta tujuh ratus tiga belas ribu rupiah). Proyek ini didanai melalui APBD 2024 dengan waktu pelaksanaan selama 35 hari kalender, yang dimulai sejak 15 November 2024.

Pagar SMPN 04 Sungai Beremas roboh.

Menanggapi insiden itu, Ketua LSM Perkumpulan Pemuda Nusantara Pasaman (P2NAPAS), Ahmad Husein Batubara melayangkan surat ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat. Ia meminta Kejari untuk menelusuri dugaan adanya penyimpangan dalam proyek tersebut. Permintaan itu disampaikan melalui surat bernomor: 07/DPP/LSM-P2NAPAS/12/2024.

Ketua LSM P2NAPAS itu menduga bahwa pagar tersebut dibangun menggunakan material yang tidak memenuhi standar kualitas. Ia juga mencurigai bahwa pasir dan batu kali yang digunakan berasal dari galian C ilegal.

“Kami telah mengumpulkan data dan melakukan investigasi sejak awal pengerjaan proyek,” ungkap Ahmad Husein.

Ahmad Husein meminta agar Bupati Pasaman Barat, Kepala Dinas Pendidikan, serta kontraktor proyek dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait dugaan penyimpangan tersebut.***

 

Penulis : Ismi Lubis

Editor : Wawan S

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Alat Berat, Warga Tutup Akses Tambang Emas di Popayato Barat
Excavator Beroperasi, Penambang Tradisional Desa Persatuan Protes ‎
Sidang Paripurna HUT ke-19 Boltara, Bupati Sirajudin Tekankan Semangat SIAP untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jelang Idul Adha 1447 H, Bupati Boltara Terima Prosesi Adat Mopohabaru
19 Tahun Bolaang Mongondow Utara: Menjaga Harapan, Merawat Persaudaraan
Dua Lurah di Kota Gorontalo Kompak Turun Lapangan Tangani Pohon Tumbang ‎
Ketua GP Ansor Sulut: Kunjungan Menhan Tegaskan Posisi Strategis Daerah
Forkopimda Boltara Rapat Koordinasi, Bupati Tekankan Pengendalian Inflasi hingga Penataan LPG dan Tambang

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:07

Tolak Alat Berat, Warga Tutup Akses Tambang Emas di Popayato Barat

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:02

Excavator Beroperasi, Penambang Tradisional Desa Persatuan Protes ‎

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:31

Sidang Paripurna HUT ke-19 Boltara, Bupati Sirajudin Tekankan Semangat SIAP untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04

Jelang Idul Adha 1447 H, Bupati Boltara Terima Prosesi Adat Mopohabaru

Senin, 18 Mei 2026 - 14:34

19 Tahun Bolaang Mongondow Utara: Menjaga Harapan, Merawat Persaudaraan

Berita Terbaru