Diduga Kebal Hukum, Warga Buyandi Minta Kapolda Sulut Usut PETI

Senin, 26 Januari 2026 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLTIM, INTAINEWS.ID — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Buyandi, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kian meresahkan masyarakat.

Kegiatan tambang ilegal yang diduga berlangsung cukup lama itu hingga kini belum tersentuh penegakan hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas PETI tersebut diduga dikelola oleh AT alias Alfian, warga Desa Lanut, dengan menggunakan alat berat jenis excavator.

Skala operasi yang besar memunculkan dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang memberikan perlindungan sehingga aktivitas tersebut terus berjalan tanpa hambatan hukum.

Informasi lainnya menyebutkan, kegiatan PETI itu diduga dibiayai oleh seorang investor asal Manado berinisial IL alias Ichat, bersama salah satu kaki tangannya berinisial PT alias Pia.

Dalam operasinya, para pekerja menggunakan lebih dari satu unit alat berat excavator berwarna kuning serta sejumlah bak rendaman berukuran besar yang digunakan dalam proses pengolahan material emas.

Warga setempat mengaku resah dan mempertanyakan lemahnya penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut.

Mereka menilai keberadaan PETI di wilayah itu sudah sangat terbuka dan merusak lingkungan sekitar.

“Aneh, tambang berskala besar dan tidak berizin bisa bebas beroperasi. Apakah ada oknum besar di belakangnya sampai-sampai pelaku terkesan kebal hukum. Lokasi ini jelas bukan wilayah izin Koperasi Nomontang, tapi tetap berjalan bebas,” ujar salah satu warga dengan nada cemas, sembari meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu, (26/1/2026).

Masyarakat pun mendesak Polda Sulawesi Utara untuk segera menurunkan tim guna melakukan penindakan tegas terhadap aktivitas PETI di Desa Buyandi.

Mereka berharap aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan.

Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih berupaya mengonfirmasi dan mendapatkan keterangan resmi dari Polda Sulawesi Utara maupun Polres Bolaang Mongondow Timur terkait langkah penindakan hukum terhadap aktivitas PETI tersebut.***

Penulis : NB

Editor : NB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahman Salehe Melayat ke Rumah Duka Anak Bapak Michael Nong Pakasi, Sampaikan Belasungkawa Mendalam
Ketua Panitia Kurban Non-Muslim di Bulawan II, Rahman Salehe Tunjukkan Nilai Toleransi di Hari Raya Idul Adha
Ketua DPC PKB Boltim Uwan Lahati Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Doakan Jamaah Haji Boltim Diberi Kelancaran
Idul Adha Penuh Berkah, 93 Ekor Sapi Kurban dari Keluarga Rahman Salehe–Salsabilah Mamonto Disalurkan untuk Warga
Askot PSSI Kotamobagu dan Askab Boltim Sepakati Kerja Sama Strategis, Fokus Pembinaan Usia Dini
Ketua Divisi Intelijen PSC Sulut Apresiasi AKBP Golfried Pakpahan: Jaga Boltim Tetap Kondusif
Langkah Mulia Rahman Salehe: 44 Imam Masjid Kotabunan Akan Diberangkatkan Umroh
Anggota DPRD Boltim Richi Hadji Ali Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi di Momentum Jumat Agung dan Paskah 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:06

Rahman Salehe Melayat ke Rumah Duka Anak Bapak Michael Nong Pakasi, Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:48

Ketua Panitia Kurban Non-Muslim di Bulawan II, Rahman Salehe Tunjukkan Nilai Toleransi di Hari Raya Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:57

Ketua DPC PKB Boltim Uwan Lahati Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Doakan Jamaah Haji Boltim Diberi Kelancaran

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:48

Idul Adha Penuh Berkah, 93 Ekor Sapi Kurban dari Keluarga Rahman Salehe–Salsabilah Mamonto Disalurkan untuk Warga

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:56

Askot PSSI Kotamobagu dan Askab Boltim Sepakati Kerja Sama Strategis, Fokus Pembinaan Usia Dini

Berita Terbaru

Gorontalo

Wabup Tonny Lepas Ribuan Peserta Jaton Fun Run 5,8K

Minggu, 6 Sep 2026 - 10:02