LIMBOTO – Menyikapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, Pemerintah Kecamatan Limboto bergerak cepat.
Atas instruksi langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Camat Limboto Rizal Botutihe memerintahkan seluruh lurah se-Kecamatan Limboto untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di seluruh pangkalan LPG 3 Kg.
Sidak ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa hingga Rabu (25/2/2026), dengan menyasar seluruh pangkalan di wilayah kecamatan. Langkah tersebut diambil untuk memastikan distribusi gas bersubsidi tepat sasaran dan mencegah adanya oknum yang menimbun atau menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Camat Rizal menegaskan lima poin penting yang wajib dijalankan oleh seluruh lurah. Di antaranya, kewajiban pemerintah kelurahan untuk segera turun ke lapangan, melibatkan aparat penegak hukum, melaporkan hasil temuan lengkap dengan dokumentasi, serta menyampaikan jadwal sidak bagi wilayah yang belum melaksanakan.
Ia juga memastikan bahwa pihak kecamatan siap mendampingi langsung pelaksanaan sidak di lapangan.
“Kami tidak ingin ada ruang bagi praktik penimbunan atau permainan harga. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Rizal Botutihe.
Sementara itu, Lurah Hepuhulawa Saiful Pakaya menyampaikan bahwa sidak yang dilakukan di wilayahnya merupakan tindak lanjut atas keresahan warga. Dari hasil pemeriksaan terhadap 16 pangkalan LPG 3 Kg di Kelurahan Hepuhulawa, tidak ditemukan pelanggaran atau permainan harga.
“Alhamdulillah, dari 16 pangkalan yang kami sidak, tidak ada yang nakal. Tapi ini tetap jadi warning keras bagi semua pangkalan agar tidak bermain mata dengan pengecer. Jika ditemukan pelanggaran, sanksinya jelas: pencabutan izin,” tegas Saiful.
Pelaksanaan sidak dilakukan secara kolaboratif melalui sinergi tiga pilar Kelurahan Hepuhulawa, yaitu pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan dan memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang mencoba menyimpang.
Langkah cepat yang diambil Pemerintah Kecamatan Limboto ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketepatan distribusi LPG 3 Kg.
Pemerintah menegaskan bahwa gas bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, bukan untuk dimainkan demi keuntungan segelintir pihak.
Penulis : IB











