GORONTALO, — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mengakselerasi berbagai program strategis untuk menekan angka pengangguran daerah. Langkah ini dilakukan menyusul target penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang diproyeksikan menurun hingga ke angka 2,39 persen pada 2027 mendatang.
Berdasarkan data indikator pembangunan daerah, TPT Kabupaten Gorontalo tercatat berada di level 2,64 persen pada 2024 dan naik menjadi 3,26 persen pada 2025. Pemerintah daerah menetapkan target penyesuaian TPT sebesar 2,90 persen pada 2026, sebelum akhirnya ditekan secara konsisten menuju target akhir 2,39 persen di tahun 2027.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan intervensi terukur guna memastikan angkatan kerja daerah dapat terserap optimal maupun menciptakan lapangan kerja mandiri. Fokus utama dinas difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat beragam pelatihan berbasis kompetensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menggenjot program pelatihan vokasi dan pencetakan wirausaha baru berbasis keterampilan. Langkah ini penting agar angkatan kerja yang ada tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan kerja formal, tetapi juga memiliki daya saing serta kemandirian ekonomi,” ujar Kisman Ishak, Senin (14/9) di ruang kerjanya.
Selain penguatan kapasitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Limboto, Dinas Nakertrans Kabupaten Gorontalo juga mendorong bantuan permodalan dan pendampingan UMKM berbasis keahlian, perluasan jaminan sosial tenaga kerja, serta penguatan kemitraan dengan sektor swasta. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar kerja lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Penulis : IB











