Warga Ilodulunga Curhat Soal Harga Rumput Laut dan Pemecah Ombak

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail ke Desa Ilodulunga, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (19/5/2026) membawa berkah bagi warga setempat. Beberapa aspirasi mereka didengar langsung dan akan diupayakan untuk ditindaklanjuti.

Kepala Desa Ilodulunga Mustagfir Bahrudin menjelaskan, desanya sudah membudidaya
Rumput laut sejak tahun 1994. Selama tiga tahun yakni 2021 hingga 2023 harga rumput laut menyentuh angka tertinggi yakni Rp39.000 namun sekarang terus merosot.

“Harga kemarin itu per kilogram sampai Rp39.000 sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Mulai dari anak-anak sampai orang tua bisa merasakannya. Hari ini sudah dihadiri Pak Gub dan Ibu Wabup mudah mudahan bisa menambah nilai ekonomi masyarakat,” kata Kades Iloludulunga.

Selain persoalan harga yang anjlok di kisaran Rp10.000 hingga Rp13.000, warga juga mengaspirasikan soal pemecah ombak yang sudah rusak. Dampaknya akan membanjiri rumah warga saat air laut pasang.

“Memang kendala kami itu pak, tiap angin Barat bisa sampai ke rumah kami pak. Kami butuh pemecah ombak untuk menahan luapan air. Mudah mudahan bisa direalisasikan tahun ini atau tahun depan Pak Gub,” pintanya.

Di tempat yang sama, Gubernur Gusnar menyambut baik usulan tersebut. Ia bersama Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf turut melihat dari dekat pemecah ombak yang sudah roboh dihantam ombak.

“Saya ingin melihat dari dekat pengembangan rumput laut. Bahasa hari-hari di sini agar-agar. Saya tadi sudah merekam beberapa hal yang disampaikan soal harga dan pemecah ombak sudah rusak,” katanya.

Gubernur Gusnar yang hadir didampingi Asisten I Sila Botutihe yang juga mantan Pejabat Bupati Gorut serta Kadis Kelautan dan Perikanan Aryanto Husain untuk mengambil langkah – langkah strategis. Beberapa cara bisa ditempuh di tengah APBD Gorontalo yamg menyusut, salah satunya memperjuangkan perbaikan infrastruktur ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

 

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat
Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani
Karnaval TK/PAUD Limboto, Ratusan Anak Gantungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan
Pemkab Gorontalo dan PT Pani Gold Mine Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Pulubala
SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme
Kabupaten Gorontalo Jadi Percontohan Nasional, Tiga Instansi Bersinergi Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf
Petugas Rutin Angkut Sampah, Kesadaran Masyarakat Tetap Dibutuhkan
Haris Tome dan Maryam Sofyan Puhi Dikukuhkan, Perkuat Peran BPD dan Jaga Desa di Gorontalo

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:35

Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:25

Karnaval TK/PAUD Limboto, Ratusan Anak Gantungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:14

Pemkab Gorontalo dan PT Pani Gold Mine Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Pulubala

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:40

SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme

Berita Terbaru