Gubernur Gorontalo Buka Konferensi Kerja I PGRI

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Gusnar Ismail yang diwakili  Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Masran Rauf, membuka Konferensi Kerja I PGRI Provinsi Gorontalo di Azlea Convention Centre, Kota Gorontalo, Selasa (19/5/2026).

Konferensi Kerja I PGRI mengusung tema “Memperkuat Partisipasi Semesta, Mewujudkan Guru Bermutu untuk Indonesia Maju”.

Dalam berbagai tulisannya Gubernur Gusnar mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Pendidikan tidak lagi dapat dibangun hanya oleh pemerintah atau sekolah semata, melainkan melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, organisasi profesi, keluarga, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat secara luas.

“Partisipasi alam semesta adalah kekuatan bersama. Ketika seluruh komponen bangsa bergerak dalam satu visi, maka transformasi pendidikan akan berjalan lebih cepat, lebih kuat, dan lebih berkelanjutan,” kata Masran.

Oleh karena itu gubernur menekankan pembangunan pendidikan hari ini harus diarahkan pada penguatan kompetensi guru, baik kompetensi pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Guru masa kini dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu membangun pembelajaran yang berpihak pada murid, serta memiliki growth mindset untuk terus belajar dan berkembang.

Lebih lanjut kata Masran, Pemprov Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai strategi kebijakan, antara lain penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berkelanjutan, transformasi pembelajaran berbasis literasi, numerasi, dan karakter, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pendidikan. Pemprov juga mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkualitas.

“Saya meyakini bahwa keberhasilan seluruh program tersebut sangat ditentukan oleh soliditas dan kontribusi organisasi profesi seperti PGRI. Oleh karena itu, Konferensi Kerja ini harus menjadi forum strategi untuk melahirkan program-program yang inovatif, realistis, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu guru dan kualitas pendidikan di daerah,” tutupnya.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat
Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani
Karnaval TK/PAUD Limboto, Ratusan Anak Gantungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan
Pemkab Gorontalo dan PT Pani Gold Mine Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Pulubala
SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme
Kabupaten Gorontalo Jadi Percontohan Nasional, Tiga Instansi Bersinergi Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf
Petugas Rutin Angkut Sampah, Kesadaran Masyarakat Tetap Dibutuhkan
Haris Tome dan Maryam Sofyan Puhi Dikukuhkan, Perkuat Peran BPD dan Jaga Desa di Gorontalo
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:35

Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:25

Karnaval TK/PAUD Limboto, Ratusan Anak Gantungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:14

Pemkab Gorontalo dan PT Pani Gold Mine Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Pulubala

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:40

SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme

Berita Terbaru