Bappelitbangda Kotamobagu Gelar FGD Bahas Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi

Kamis, 17 Oktober 2024 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intainews.id, KOTAMOBAGU – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi.

Kegiatan ini berlangsung Kamis (17/10/2024) di aula kantor Bappelitbangda Kotamobagu dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, pemateri ahli, serta perwakilan berbagai sektor terkait.

Acara FGD dibuka secara resmi oleh Assisten II Pemerintah Kota Kotamobagu, Adnan, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyusun kebijakan ketahanan pangan yang efektif. Kepala Bappelitbangda, Chelsia Paputungan, dalam sambutannya menekankan bahwa RAD Pangan dan Gizi akan menjadi panduan utama dalam menyusun program pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas pangan dan gizi masyarakat.

“Rencana Aksi Daerah ini akan menjadi landasan dalam merencanakan kebijakan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan gizi masyarakat Kotamobagu,” kata Chelsia.

FGD ini menjadi forum strategis yang mengundang partisipasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil. Tujuan utamanya adalah untuk menghimpun masukan terkait isu-isu krusial yang memengaruhi ketersediaan pangan serta kualitas gizi di Kotamobagu. Selain itu, diskusi mendalam juga membahas tantangan yang dihadapi dalam menjaga ketahanan pangan, termasuk akses masyarakat terhadap bahan pangan yang berkualitas.

Salah satu pemateri, seorang pakar gizi, menyampaikan pentingnya sinergi antara program pemerintah dan sektor swasta dalam memastikan ketersediaan pangan yang berkualitas dan merata. Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pola makan sehat, terutama di tengah perkembangan pesat Kotamobagu sebagai kota strategis di Sulawesi Utara.

“Kotamobagu memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan regional. Oleh karena itu, melalui FGD ini, diharapkan kita bisa merumuskan kebijakan yang mampu menjawab tantangan tersebut,” tutur Chelsia.

Partisipasi aktif dari para peserta diharapkan mampu menghasilkan strategi yang komprehensif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ketahanan pangan dan gizi di wilayah ini. Hasil dari diskusi ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RAD Pangan dan Gizi yang lebih baik dan terarah. (*)

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Digelar, Turnamen Walikota Cup Usia Dini 2026 Resmi Di Tutup.
Walikota Cup Usia Dini 2026 Resmi Di Buka
Halal Bi Halal PCNU Kotamobagu, Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Daerah
Hadiri Rakorda Bangga Kencana Sulut 2026, Wawali Kotamobagu Tegaskan Dukungan untuk Indonesia Emas 2045
Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja 2026, PKK Kotamobagu Perkuat Peran Generasi Muda sebagai Agen Perubahan
Wali Kota Kotamobagu Hadiri Rakor Lintas Sektor Bahas Revisi RTRW 2026–2045 di Jakarta
Evaluasi Kinerja Sangadi dan Lurah, Pemkot Kotamobagu Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Halal Bi Halal di Molinow, Wali Kota Weny Gaib Pererat Silaturahmi Bersama Warga Kotamobagu Barat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:00

Sukses Digelar, Turnamen Walikota Cup Usia Dini 2026 Resmi Di Tutup.

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35

Walikota Cup Usia Dini 2026 Resmi Di Buka

Jumat, 17 April 2026 - 23:45

Halal Bi Halal PCNU Kotamobagu, Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 00:47

Hadiri Rakorda Bangga Kencana Sulut 2026, Wawali Kotamobagu Tegaskan Dukungan untuk Indonesia Emas 2045

Rabu, 15 April 2026 - 14:18

Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja 2026, PKK Kotamobagu Perkuat Peran Generasi Muda sebagai Agen Perubahan

Berita Terbaru