GORUT, GOINTAINEWS.ID – Dalam kurun enam bulan terakhir, Provinsi Gorontalo mencatat capaian signifikan di sektor peternakan dengan mengirim sekitar 3.000 ekor sapi ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Nilai transaksi dari pengiriman tersebut mencapai Rp53 miliar.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan, program unggulan peternakan sapi menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
“Komitmen ini sudah mulai dirasakan meski saya baru beberapa bulan memimpin. Sektor peternakan terbukti memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak kunjungan kerja pada Maret 2025, pengiriman sapi dari Gorontalo terus berjalan. Tercatat sebanyak 2.944 ekor sapi berhasil dikirim ke Kalimantan, dengan rincian 891 ekor ke Pelabuhan Balikpapan, 2.029 ekor ke Pelabuhan Tarakan, dan 24 ekor ke Pelabuhan Berau. Total nilai perdagangan dari pengiriman tersebut mencapai Rp52,99 miliar.
Tidak berhenti di situ, pada Senin (8/9), Gusnar kembali melepas 360 ekor sapi melalui Pelabuhan Kwandang, Gorontalo Utara, untuk dikirim ke Tarakan dan Bulungan.
Dari pengiriman terbaru ini, daerah kembali memperoleh tambahan nilai investasi sebesar Rp6,48 miliar.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menyampaikan apresiasi atas program tersebut.
Ia menekankan bahwa pengembangan peternakan sapi membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani dan peternak lokal.
“Jika masyarakat serius mengembangkan ternak sapi, maka kesejahteraan petani juga akan semakin meningkat,” kata Thariq.
Capaian ini menegaskan bahwa sektor peternakan sapi menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Gorontalo yang berpotensi terus berkembang di masa mendatang.











