Saat Siswa SMP Negeri 6 Pemalang Berguru Pada Sejarah dan Alam Jogyakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAINEWS.ID -Ratusan siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Pemalang Ikuti kegiatan Outing Class ke Daerah Istemewa jogyakarta, ada beberapa titik yang menjadi daftar kunjungan para siswa seperti candi Prambanan,Lavatour dan Sono Budaya,

Menurut bagian kesiswaan sekolah setempat Komariyah Yuniati, Outing Class merupakan salah satu metode pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa, sekaligus memberi pengetahuan untuk mengenal langsung potensi alam dan kekayaan wisata yang ada disana.

“Kegiatan outing class ini bisa menjadi sarana belajar yang menarik, di mana siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga langsung di lapangan dengan mengenal lebih dekat potensi wisata lokal yang ada di Jawa Tengah dan sekitar,” terang Yuni ,pada Senin ( 2/2 )

Dirinya menambahkan,Outing class bukan hanya sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi juga sebuah metode untuk menanamkan rasa peduli, cinta lingkungan, dan kebanggaan terhadap daerah.

Outing class ini adalah upaya untuk membekali peserta didik dengan wawasan yang lebih luas serta membangun kecintaan terhadap alam dan budaya sekitar.

“Outing class bisa menjadi cara yang efektif dan menyenangkan untuk membangun kesadaran serta kepedulian siswa terhadap lingkungannya. Dengan begitu, mereka akan memiliki wawasan yang lebih luas serta rasa bangga terhadap daerahnya sendiri,” tambahnya.

Outing class bukan sekadar rekreasi, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, di mana siswa diajak menjadikan alam dan sejarah sebagai “guru” kedua setelah di sekolah.

Perjalanan edukasi ini membawa siswa menyusuri berbagai destinasi ikonik yang memiliki nilai pembelajaran tinggi. Di Lava Tour Merapi, siswa belajar langsung tentang kekuatan geologi dan mitigasi bencana. Sementara di Candi Prambanan, mereka berdecak kagum mempelajari arsitektur kuno dan sejarah kejayaan bangsa.

Tak berhenti di situ, kunjungan ke Museum Sonobudoyo memberikan wawasan mendalam tentang literasi budaya Jawa. Sebagai penutup yang manis, para siswa diajak melihat langsung proses pembuatan Bakpia sebagai bentuk pengenalan ekonomi kreatif, sebelum akhirnya merasakan interaksi sosial di kawasan Malioboro.

“Kegiatan ini adalah cara efektif membangun kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Dengan melihat langsung potensi wisata lokal, mereka akan memiliki wawasan lebih luas serta rasa bangga terhadap identitas daerahnya,” ujar perwakilan pihak sekolah.

Dukungan Penuh dari Orang Tua Murid

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari para orang tua murid. Mereka menilai metode belajar di luar kelas ini sangat dibutuhkan untuk menyegarkan pikiran siswa sekaligus membentuk karakter mandiri.

Ratna, salah satu perwakilan orang tua murid, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami selaku orang tua sangat mendukung program ini. Anak-anak tidak hanya membawa pulang foto-foto bagus, tapi cerita tentang bagaimana bakpia dibuat dan bagaimana sejarah candi itu berdiri. Ini jauh lebih melekat di ingatan mereka daripada sekadar membaca buku di rumah,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Bapak Budi, yang melihat perubahan positif pada anaknya.

“Program Outing Class ini membantu anak-anak kami belajar bersosialisasi dan bekerja sama dalam kelompok. Ini adalah bekal berharga untuk mereka di masa depan. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus menjadi agenda rutin,” pungkasnya.

Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Melalui Outing Class ini, SMP N 6 Pemalang berharap dapat membekali peserta didik dengan karakter yang kuat: peduli lingkungan, cinta budaya, dan memiliki kemandirian sesuai dengan semangat Merdeka Belajar.

Jogyakarta tidak hanya memberikan kenangan, tetapi juga memberikan ilmu nyata yang akan membekas sepanjang hayat. ( Ragil).

Penulis : Ragil

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Waktu Buka Puasa Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang
OTT Bupati Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK
Jelang Buka Puasa, Deretan Rumah dan Kios Pedagang di Terjang Angin Puting Beliung
Diduga Jatuh di Tebing Sungai,Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas
Jelang Ramadhan Yayasan Amal Bhakti Cibelok Pemalang Gelar Peringatan Isro Mi’raj
Puncak Musim Rambutan,Omzet Pedagang di Pemalang Tembus Belasan Juta Setiap Hari
Tak Lekang Oleh Zaman,Sepeda Antik Terus Dikenalkan Oleh Kosti Pemalang

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:29

Jelang Waktu Buka Puasa Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Pemalang

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:59

OTT Bupati Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:36

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:45

Jelang Buka Puasa, Deretan Rumah dan Kios Pedagang di Terjang Angin Puting Beliung

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:41

Diduga Jatuh di Tebing Sungai,Wanita Lanjut Usia Ditemukan Tewas

Berita Terbaru