Intainews.id – Air laut bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menyimpan beragam manfaat kesehatan yang sudah banyak diteliti. Kandungan mineral alami di dalamnya, seperti magnesium, kalium, dan kalsium, terbukti memiliki efek positif bagi tubuh maupun pikiran.
Sejumlah penelitian mencatat, terapi dengan air laut atau dikenal sebagai thalassotherapy dapat membantu meringankan gangguan kulit seperti psoriasis dan eksim. Mineral laut berperan sebagai antiinflamasi alami yang menenangkan iritasi, sekaligus membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus.
Selain itu, manfaat air laut juga dirasakan pada kesehatan mental. Suara ombak, hembusan angin laut, dan sensasi berenang di perairan asin terbukti mampu menurunkan tingkat stres. Kandungan magnesium dipercaya membantu menyeimbangkan sistem saraf sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi penderita gangguan pernapasan, menghirup udara pesisir atau uap laut dapat membantu membersihkan saluran napas. Terapi berbasis saline bahkan kerap dipakai untuk mengurangi gejala sinusitis maupun bronkitis.
Di sisi lain, aktivitas berenang di laut juga memberi dampak baik pada otot dan sendi. Efek apungan air laut meringankan beban tubuh, membuat gerakan lebih leluasa, sekaligus mengurangi rasa nyeri pada penderita rematik.
“Air laut memiliki kombinasi mineral yang sulit digantikan. Selama kualitasnya terjaga, manfaatnya bagi tubuh sangat besar,” ujar salah satu pakar kesehatan lingkungan pesisir.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap berhati-hati. Paparan air laut yang tercemar justru bisa menimbulkan iritasi kulit dan gangguan kesehatan lain. Karena itu, menjaga kebersihan laut menjadi kunci agar manfaat tersebut tetap bisa dirasakan.
Air laut kini bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan juga sumber terapi alami yang patut dimanfaatkan. Dari kesehatan kulit hingga peningkatan sistem imun, lautan memberi bukti bahwa alam menyimpan solusi kesehatan bagi manusia.
Penulis : IB











