INTAINEWS.ID- Rajab dikenal sebagai salah satu bulan yang istimewa dalam Islam. Bulan ini termasuk ke dalam empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah SWT, di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah sebagai bentuk ketaatan dan upaya mendekatkan diri kepada-Nya.
Salah satu amalan yang bisa dilakukan di bulan penuh kemuliaan ini adalah puasa sunnah Ayyamul Bidh, yaitu puasa yang biasa dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.
Menurut hadis riwayat Ahmad dan At-Tirmidzi dari Abu Dzar RA, Rasulullah SAW bersabda:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rasulullah memerintahkan kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh, yaitu tanggal 13, 14, dan 15.”
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025–2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, 1 Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Dengan demikian, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Rajab 1447 H jatuh pada:
Jumat, 2 Januari 2026 → 13 Rajab 1447 H
Sabtu, 3 Januari 2026 → 14 Rajab 1447 H
Minggu, 4 Januari 2026 → 15 Rajab 1447 H
Sementara itu, Lembaga Falakiyah PBNU (LF PBNU) menetapkan bahwa 1 Rajab 1447 H kemungkinan jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Berdasarkan perhitungan tersebut, jadwal versi NU adalah:
Sabtu, 3 Januari 2026 → 13 Rajab 1447 H
Minggu, 4 Januari 2026 → 14 Rajab 1447 H Senin, 5 Januari 2026 → 15 Rajab 1447 H.
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Adapun niat puasa Ayyamul Bidh di bulan Rajab sama seperti bulan lainnya, karena tidak ada redaksi khusus yang berbeda. Berikut bacaan niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyāmil bīḍhi sunnatan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Saya niat berpuasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta‘ala.
Pahala dan Keutamaannya
Puasa Ayyamul Bidh disebut juga sebagai puasa tiga hari setiap bulan yang pahalanya seolah-olah berpuasa sepanjang tahun. Ibadah ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menyucikan diri, melatih kesabaran, dan memperbanyak amal di bulan yang penuh berkah.
Dengan datangnya bulan Rajab 1447 H, mari manfaatkan momentum ini untuk memperbanyak amal saleh dan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, termasuk berpuasa pada hari-hari putih di pertengahan bulan.
Penulis : IB










