Penggunaan Anggaran SMPN 3 Penawartama Tulang Bawang Dipertanyakan

Selasa, 7 November 2023 - 05:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat melakukan konfirmasi di Sekolah SMPN 3 Penawartama//Foto: Istimewa.

Saat melakukan konfirmasi di Sekolah SMPN 3 Penawartama//Foto: Istimewa.

TULANGBAWANG, INTAINEWS.ID – Dalam waktu dekat, Ketua DPK LPAKN RI PROJAMIN Tulang Bawang berencana melaporkan ke APH dan Kejati Lampung terkait viralnya dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 3 Penawartama.

Hal ini telah menarik perhatian publik dan sejumlah elemen masyarakat, yang meminta transparansi dalam penggunaan anggaran di sekolah tersebut. Hal ini disampaikan pada Senin, (06/11/2023).

Menurut Ketua DPK LPAKN RI Projamin Kabupaten Tulang Bawang, Beni Setiawan, selain adanya dugaan penyimpangan Dana BOS, kondisi sejumlah plafon di SMP Negeri 3 Penawartama terlihat rusak parah, sedangkan anggaran untuk sarana dan prasarana sekolah diklaim sangat besar.

“Selain dugaan penyimpangan dana BOS tersebut, sangat nampak beberapa Plapon sekolah SMP Negeri 3 penawartama terlihat rusak parah, sedangkan anggaran sarana dan prasarana sekolah tersebut sangat Fantastis sekali,” ucapnya Beni.

Plafon sekolah nampak rusak//Foto: Istimewa.

“Dana Bos harus digunakan untuk kebutuhan sekolah yang skala prioritas, dan Kepala Sekolah seharusnya dalam penyusunan arkas melibatkan dewan guru, dan Komite Sekolah, jangan semaunya sendiri menggunakan Dana Bos, ini Uang Negara bukan uang pribadi kepala Sekolah,” Tambahnya.

Sementara itu, DPC AWPI Kabupaten Tulang Bawang juga berencana melaporkan masalah ini ke Polres Tuba untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

“Berharap agar permasalahan ini segera mendapat penanganan yang tepat dan terang benderang di mata publik,” harapnya.

Saat diwawancarai oleh media, Kepala Sekolah yang hanya diidentifikasi dengan inisial JM terlihat agak kebingungan ketika ditanya mengenai jumlah guru di sekolah tersebut, termasuk guru honorer, guru PPPK, dan guru PNS.

“Ya, untuk guru PPPK 7 orang, guru honor 5 orang dan guru PNS,!!!berapa ya, saya lupa, sebentar ya saya panggil staf saya Ahmad,” ungkap Kepsek.

Ketidaktahuan Kepala Sekolah terhadap jumlah guru yang ada di sekolahnya menjadi sorotan masyarakat, dengan sebagian menganggap bahwa seorang kepala sekolah seharusnya mengetahui secara pasti jumlah guru yang bekerja di sekolahnya.

Hal ini menunjukkan kecemasan terkait manajemen sekolah yang tidak terorganisir dengan baik.* (SM/Tim)

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Akses dan Ekonomi Desa,Bupati Egi Resmikan Jalan Bumi Daya Bumirestu Trimomukti
Ruas Jalan Lubuk Dalam Way Urang Diresmikan, Akses Wisata dan Ekonomi Warga Meningkat
13 Perempuan Inspiratif Dinobatkan sebagai Wanita Helau di Puncak Hari Kartini Lampung Selatan
Bupati Lampung Selatan Dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Aspeksindo 2025–2030
Pemkab Lampung Selatan Ikuti Penilaian Creative Financing 2026
Pemkab Lampung Selatan Gandeng PGN, Dorong Kemandirian Energi Lewat Pengembangan Infrastruktur Gas
Torehkan Prestasi Nasional, Perumda Tirta Jasa Lamsel Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 4
Air Mata Haru Ibu Tiga Anak Penderita Thalasemia Saat Dikunjungi Zita Anjani

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:59

Dorong Akses dan Ekonomi Desa,Bupati Egi Resmikan Jalan Bumi Daya Bumirestu Trimomukti

Selasa, 21 April 2026 - 21:50

13 Perempuan Inspiratif Dinobatkan sebagai Wanita Helau di Puncak Hari Kartini Lampung Selatan

Selasa, 14 April 2026 - 12:59

Bupati Lampung Selatan Dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Aspeksindo 2025–2030

Selasa, 14 April 2026 - 10:37

Pemkab Lampung Selatan Ikuti Penilaian Creative Financing 2026

Selasa, 14 April 2026 - 10:34

Pemkab Lampung Selatan Gandeng PGN, Dorong Kemandirian Energi Lewat Pengembangan Infrastruktur Gas

Berita Terbaru