PALEMBANG, INTAINEWS.ID– Aktivis Sumatera Selatan (Sumsel), yang tergabung dalam Rembuk Aktivis Sumsel tahun 2023, menggelar rapat pembentukan Panitia persiapan, yang berlangsung di lantai 25 The Zuri Hotel , Senin (23/10/2023).
Direktur Eksekutif SCW M Sanusi AS menjelaskan, kegiatan Rembuk Aktivis tahun 2023 yang akan diselenggarakan di bulan 12 nanti.
Rencananya akan dibuka secara langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Dr Drs Agus Fatoni M.Si.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berharap kegiatan tersebut, dapat menyatukan seluruh aktivis serta organisasi-organisasi yang ada di Sumatera Selatan, sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” ujar Sanusi.
Lebih jelas Sanusi menjelaskan, ada beberapa komisi yang akan kita bahas, baik itu Politik, Ekonomi, Hukum dan Sosial.
Terutama yang sangat urgent adalah persiapan bagaimana kawan-kawan aktivis bisa melakukan aktivitas yang baik di Sumatera Selatan, yang mendukung pemerintahan, dan bagaimana koreksi dari kawan-kawan aktivitas Sumsel terhadap pemerintah.
“Kami akan menjalankan tugas dan amanah yang diberikan oleh kawan-kawan aktivis dan segera mempersiapkan serta melaksanakan sebaik mungkin untuk pelaksanaan rembuk aktivis selanjutnya.

Kedepan akan kita agendakan mengundang tokoh aktivis Nasional untuk memberikan wawasan yang lebih baik dan seluruh aktivis yg ada di Sumatera selatan ini,” ujar Sanusi yang juga ketua aktivis ini.
Sanusi menambahakan, seluruh aktivis di Sumatera Selatan, Kabupatan dan Kota semua akan di undang.
Menurutnya kemungkin seluruh kamar, satu hotel The Zori akan dugunakan dan dilaksankan disini.
“Kawan-kawan wartawan juga disebut aktivis, artinya semua lini akan kita undang dalam pelaksanaannya.
Nanti akan kita bagi pos-pos tertentu, agar bisa menjadi wadah dan referensi rembuk aktivis di komisi-komisi.
Serta menjadikan rapat komisi tersebut di rapat terbuka untuk umum, dan didengarkan oleh Gubernur Sumatera Selatan serta khalayak ramai,” ujanrya lagi.
Ia juga menjelaskan, pihaknya berencana akan mengundang tokoh nasional untuk hadir mengisi materi dalam rembuk aktivis tersebut. Namun mereka masih merahasiakan siapa rembuk aktivis yang akan di undang.
“Untuk tahun ini akan dilaksanakan di akhir tahun 2023 yakni bulan 12, dan awal 2024 kita akan rencanakan Rembuk Aktivis Nasional.
Kabupaten Kota dan provinsi di Indonesia akan kita undang, pelaksanaanya kemungkinan besar setelah Pilpres agar tidak mengganggu jalannya Pemilu,” pungkasnya.*











