Buka FGD RDTR dan KLHS, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Penataan Ruang Kunci Cegah Konflik Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limboto— Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) 1 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik (KP) I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Wilayah Perencanaan Tabongo, Batudaa, serta Tilango–Telaga Jaya. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Olele, Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Senin (5/10/26).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bantuan Teknis Penyusunan Materi Teknis dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah RDTR melalui Anggaran Belanja Tambahan Tahun 2026 dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Wilayah I Kementerian ATR/BPN Rahma, Team Leader Perencanaan Wilayah Edi Setyardian Dwi Putra, Kepala Kantor Pertanahan/BPN Kabupaten Gorontalo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta jajaran tim ahli dan konsultan penyusun.

Dalam arahannya, Bupati Sofyan Puhi menekankan pentingnya perencanaan tata ruang yang matang dan terintegrasi. Menurutnya, pembangunan daerah yang tidak didukung oleh perencanaan tata ruang yang baik berpotensi memicu berbagai persoalan lingkungan dan sosial di masa depan.

“Pembangunan yang tidak didukung tata ruang yang baik akan menimbulkan dampak seperti konflik pemanfaatan lahan, perkembangan permukiman yang tak terkendali, hingga menyusutnya lahan pertanian,” tegas Sofyan.

Ia menjelaskan bahwa RDTR dan KLHS memiliki peran yang sangat strategis. RDTR berfungsi memberikan pengaturan rinci terkait struktur, pola ruang, zonasi, dan pemanfaatan wilayah. Sementara itu, KLHS menjadi instrumen penting untuk memastikan daya dukung, daya tampung lingkungan, serta prinsip pembangunan berkelanjutan tetap terjaga.

Mengingat wilayah Batudaa, Tabongo, Tilango, dan Telaga Jaya memiliki karakteristik serta potensi ekonomi yang beragam, Bupati berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan secara terbuka, objektif, dan konstruktif selama proses diskusi.

“Mari kita bangun kesepahaman bahwa ruang adalah milik bersama yang harus dikelola dengan baik demi kepentingan generasi sekarang maupun masa depan. Semoga dari forum ini lahir dokumen perencanaan yang berkualitas dan benar-benar dapat diimplementasikan,” pungkasnya

Penulis : Ib

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Siber, Pemkab Gorontalo Resmi Miliki Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS)
Hadiri Prosesi Mopotilolo Kapolda Baru, Bupati Sofyan Puhi Komit Perkuat Sinergi Daerah
Sofyan Puhi Minta Jajaran Desa Satu Komando Tangani Persoalan Masyarakat
Puskesmas Pulubala Perkuat Tracking Malaria, 35 Warga Desa Molamahu Diperiksa
Bupati Sofyan Puhi Dampingi Gubernur Serahkan 41 Alsintan, Perkuat Optimalisasi Lahan Pertanian
Atasi Keterbatasan Armada Air Bersih, Bupati Gorontalo Instruksikan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor
Dinkes Kabupaten Gorontalo Tindak Lanjuti Rakor Malaria, Perkuat CKG dan Tracking Kasus Berbasis Faktor Risiko
Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:24

Perkuat Ketahanan Siber, Pemkab Gorontalo Resmi Miliki Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS)

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:21

Hadiri Prosesi Mopotilolo Kapolda Baru, Bupati Sofyan Puhi Komit Perkuat Sinergi Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:39

Sofyan Puhi Minta Jajaran Desa Satu Komando Tangani Persoalan Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:55

Buka FGD RDTR dan KLHS, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Penataan Ruang Kunci Cegah Konflik Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28

Bupati Sofyan Puhi Dampingi Gubernur Serahkan 41 Alsintan, Perkuat Optimalisasi Lahan Pertanian

Berita Terbaru