LIMBOTO – Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus mengapresiasi masyarakat Desa Sidodadi, Kecamatan Boliyohuto, yang terus mempertahankan tradisi Saparan Bersih Desa atau tolak bala melalui pagelaran wayang kulit, Selasa (11/08/2026).
Pagelaran wayang kulit yang berlangsung semalam suntuk itu menghadirkan Ki Dalang Mustiko Bayu Wibowo.
Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memuat nilai, tutur, sastra, serta pesan kehidupan yang disampaikan melalui cerita dan lakon yang dibawakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tonny mengatakan, keberlanjutan tradisi tersebut menunjukkan bahwa kemajuan desa tidak harus menghilangkan jati diri budaya.
Menurutnya, pembangunan dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan serta saling menguatkan.
Ia juga menilai tradisi Bersih Desa menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan dan kebersamaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan kearifan lokal.
“Melalui kegiatan ini juga, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, keamanan dan ketertiban lingkungan, Mari kita jadikan momentum bersih desa atau tolak bala ini sebagai penguat semangat gotong royong, kepedulian sosial serta kebersamaan membangun desa lebih maju, mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.
Tonny berharap tradisi tersebut terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Selain mempertahankan identitas budaya desa, kegiatan ini pun diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat dalam membangun Desa Sidodadi.
Penulis : IB











