LIMBOTO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan IPDN dan STTD Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026, Selasa (19/5/2026), di Auditorium GIIS (Gedung Teater) BKPSDM Provinsi Gorontalo.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara BKPSDM Kabupaten Gorontalo dan BKPSDM Provinsi Gorontalo dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sipil negara yang profesional, kompeten, dan berdaya saing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa pelaksanaan Latsar CPNS bukan sekadar agenda formalitas administratif maupun kegiatan seremonial semata. Menurutnya, Latsar merupakan proses strategis dalam membentuk karakter ASN yang profesional, disiplin, berintegritas, serta memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan publik.
“Latsar ini bukan hanya sekadar ikut lalu selesai. Ini adalah proses pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi pelayan masyarakat yang sesungguhnya,” tegas Sofyan.
Ia menjelaskan, proses pembelajaran yang akan berlangsung selama 52 hari tersebut diharapkan mampu membentuk sikap, mental, perilaku, dan kompetensi dasar ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks menuntut ASN untuk bekerja lebih profesional, adaptif, inovatif, dan memiliki integritas tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Saudara-saudara yang mengikuti Latsar hari ini adalah insan terpilih yang telah lulus melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan kompetitif. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk membangun kapasitas diri dan memperkuat nilai dasar ASN BerAKHLAK,” ujar Bupati Sofyan.
Nilai dasar ASN BerAKHLAK tersebut meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif sebagai fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi modern yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati Sofyan juga berharap seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Gorontalo.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kesungguhan agar mampu melahirkan ASN yang berkualitas dan siap menjawab tantangan zaman,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo bersama Wakil Bupati turut menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BKPSDM Kabupaten Gorontalo dan BKPSDM Provinsi Gorontalo sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pengembangan kapasitas aparatur sipil negara di daerah.
Di akhir sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM Provinsi Gorontalo, para widyaiswara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, para asisten di lingkungan Setda Kabupaten Gorontalo, Kepala BKPSDM Provinsi Gorontalo, Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, para camat, serta pimpinan OPD terkait.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti pelatihan dasar tersebut sebanyak 74 orang, terdiri dari 14 peserta Golongan II dan 60 peserta Golongan III..
Penulis : IB











