KABGOR – Bupati Sofyan Puhi resmi melantik dan mengukuhkan kembali 69 kepala sekolah SD SMP di Kabupaten Gorontalo, Selasa (19/05/26) di Aula Kantor Dikbud Kabupaten Gorontalo.
Dalam kegiatan ini terhitung 17 Kepala Sekolah baru dilantik, 49 pejabat kepsek yang lama dikukuhkan kembali, dan 3 sisanya menjabat sebagai Plt kepala sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada para Kepsek yang dilantik dan dikukuhkan, Bupati mengatakan kiranya melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah, sebagai bagian penting dari restorasi pendidikan.
Sebab dimasa yang datang, Kepsek ini akan diperhadapkan dengan tugas dalam mengelola sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan tugas tambahan.
Hal ini tidak mudah karena diserahkan tanggung jawab baik sebagai administrator maupun sebagai pembimbing teknis dilingkungan sekolah masing-masing.
” Kami berharap, dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sekaligus tanggung jawab yang diemban ini untuk dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab,” ungkap Bupati.
Bupati berpesan, segeralah beradaptasi dengan tugas dan lingkungan yang baru, serta menjadi motor penggerak perubahan kesatuan pendidikan dimasing masing sekolah tempat tugas.
” Pelantikan ini tidak sekedar mengisi jabatan, melainkan juga bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan yang dirancang secara terencana, berbasis data dan berorientasi pada hasil nyata bagi kemajuan pendidikan.” Tandasnya
Bupati juga memesankan agar memahami dengan sungguh-sungguh bahwa jabatan yang diemban merupakan sebuah amanah yang menuntut akuntabilitas kecepatan ketepatan serta kecermatan dalam bekerja.
Menjadi kepemimpinan yang kuat dan profesional.
” Tantangan kedepan tidak mudah. Terlebih kepercayaan dalam mengelola dana alokasi khusus angkanya cukup besar sehingga diharapkan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.” Tandasnya lagi.
Menguatkan tupoksi Kepsek itu, maka pemerintah akan menggelar Diklat, Minggu pertama bulan Juli tentang pengelolaan barang dan jasa. Gratis tidak bayar. Ada 400 orang. Agar ada pemahaman dalam tugas dan fungsi. Ikuti ini sebaik sebaiknya.
Juga ada pendampingan tim untuk pelaksanaan DAK itu sendiri.
Kami berharap ini dapat dikelola ini sebaik-baiknya. Sebab masih kami temukan ada praktek yang mugkin bapak ibu khilaf, tak mendukung jiwa seorang pemimpin yang punya integritas.
” Jadi tolong ini, ada laporan dari pak sekda. Diperhatikan, meski jumlahnya turun, tahun depan kami mohon Nol temuan. Kami yakin bukan sengaja namun ketidaktahuan sehingga mengambil kebijakan yang tidak sesuai ketentuan.” Kata Bupati
Lewat sekda, tambah Bupati kami harus mengambil sikap tegas, dengan menonaktifkan sementara beberapa kepsek, sambil memenuhi kewajiban kewajibannya.
Ini dalam rangka dapat melaksanakan amanah tugas dan tanggung jawab ini dengan baik tanpa bersentuhan dengan hukum, tutup Bupati. (*)
Penulis : IB











