Kemendagri Soroti Inflasi Cabai dan Bawang, Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Pangan

Senin, 13 April 2026 - 19:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, INTAINEWS.ID— Pemerintah pusat kembali menyoroti persoalan klasik inflasi daerah yang dipicu kenaikan harga cabai dan bawang merah.

Melalui Kementerian Dalam Negeri, pemerintah mendorong peran aktif daerah hingga masyarakat untuk membangun kemandirian pangan, termasuk dengan menanam sendiri komoditas tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendagri RI, Tomsi Tohir, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara rutin setiap Senin secara hybrid, 13 April 2026.

Rakor tersebut diikuti seluruh pemerintah daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari Bagian Perekonomian Setdakab setempat.

Dalam arahannya, Tomsi menegaskan bahwa Indonesia sejatinya merupakan negara yang cukup tangguh dalam menghadapi tekanan global, termasuk dalam menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM).

Ia mencontohkan, harga BBM di sejumlah negara seperti Singapura dapat mencapai sekitar Rp55 ribu per liter, sementara di Indonesia masih berada di kisaran Rp9.300 per liter.

Namun demikian, menurutnya, persoalan inflasi justru kerap bersumber dari komoditas sederhana yang seharusnya dapat diantisipasi sejak awal.

“Negara kita ini sangat tangguh. Namun urusan cabai dan bawang ini yang tidak pernah selesai,” ujar Tomsi.

Ia menilai, kenaikan harga cabai dan bawang merah merupakan persoalan berulang yang mestinya bisa diatasi melalui langkah sederhana, seperti memperluas budidaya di daerah.

Tomsi bahkan menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung stabilitas harga melalui kemandirian pangan.

“Kalau masyarakat gemar mengonsumsi cabai, kenapa tidak mulai menanam sendiri. Cabai itu tanam dan siram bisa tumbuh,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta lebih peka dalam membaca kebutuhan masyarakat, sekaligus aktif menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan komoditas pangan.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono, memaparkan bahwa inflasi nasional pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,41 persen secara bulanan (month to month) dan 3,48 persen secara tahunan (year on year).

Menurutnya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi bulanan.

“Komoditas seperti ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, cabai rawit, daging sapi, dan minyak goreng menjadi pendorong utama inflasi,” jelasnya.

Selain itu, sektor transportasi juga turut memberikan andil, terutama dari komoditas bensin dan tarif angkutan antarkota.***

Penulis : Mrs

Editor : NB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Dorong Layanan Gizi dan Ekonomi Lokal
Merah Putih dan Warna-Warni Budaya Nusantara Semarakkan HUT ke-81 RI di Menara Siger
Di Momentum HUT ke-81 RI Ini, Bupati Egi: Berbeda Warna, Tetap Bersatu untuk Lampung Selatan
HUT ke-81 Kemerdekaan RI 422 WBP Lapas Kalianda Terima Remisi
Program HELAU Antarkan Lampung Selatan Raih Apresiasi Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Bupati Egi Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Merah Putih dari Beranda Sumatra, Bakauheni Jadi Pusat Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Bupati Radityo Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:53

SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Dorong Layanan Gizi dan Ekonomi Lokal

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:57

Merah Putih dan Warna-Warni Budaya Nusantara Semarakkan HUT ke-81 RI di Menara Siger

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:46

Di Momentum HUT ke-81 RI Ini, Bupati Egi: Berbeda Warna, Tetap Bersatu untuk Lampung Selatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37

HUT ke-81 Kemerdekaan RI 422 WBP Lapas Kalianda Terima Remisi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:15

Program HELAU Antarkan Lampung Selatan Raih Apresiasi Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

Berita Terbaru