IntaiNews.id KOTAMOBAGU – Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1303/Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Kamis (02/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap program strategis nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Tim peninjau dipimpin oleh Kepala Bidang Umum Sekretariat Itjen TNI, Kolonel Marinir Hermawan Prasetyabudi, didampingi Letkol Infanteri Ratno Sudarmadi. Dalam agenda tersebut, tim melakukan inspeksi ke sejumlah titik pembangunan yang tersebar di Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kolonel Hermawan menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, baik dari sisi teknis maupun administratif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini bertujuan memastikan program berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi desa,” ujar Kolonel Hermawan dalam keterangannya.
Adapun lokasi yang menjadi fokus peninjauan meliputi Kelurahan Gogagoman dan Desa Pontodon Timur di Kota Kotamobagu, serta sejumlah desa di Kabupaten Bolaang Mongondow, antara lain Desa Lolan Dua, Lolan, Pinogaluman, dan Langagon.
Dalam proses evaluasi di lapangan, tim Itjen TNI menemukan sejumlah kendala teknis yang mempengaruhi progres pembangunan. Beberapa di antaranya terkait ketidaksesuaian ukuran bangunan dengan desain awal serta orientasi konstruksi yang tidak sesuai, sehingga menyebabkan pekerjaan di beberapa titik sempat dihentikan sejak Desember 2025.
Meskipun demikian, secara umum progres pembangunan dinilai masih berada dalam jalur yang cukup positif. Sejumlah lokasi bahkan menunjukkan perkembangan signifikan yang diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai target.
Kegiatan peninjauan ini turut didampingi oleh Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Infanteri Manashe Lomo, S.H., M.I.P., bersama jajaran TNI serta perwakilan mitra pelaksana proyek. Kehadiran Dandim menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mengawal keberhasilan program pembangunan di wilayahnya.
Letkol Manashe Lomo menegaskan pihaknya akan terus mendorong percepatan penyelesaian proyek dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan serta kepatuhan terhadap standar yang berlaku.
“Kami akan terus mendorong percepatan pembangunan dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketentuan yang berlaku, sehingga hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi berbasis desa melalui pengelolaan usaha kolektif yang berkelanjutan. Dengan adanya pengawasan langsung dari Itjen TNI, diharapkan pelaksanaan program ini dapat berjalan lebih akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Selain itu, evaluasi berkala seperti ini juga menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti, guna menjaga keberlangsungan program serta meningkatkan efektivitas pembangunan di daerah.***











