Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Mapolres Kerinci, Usung Tiga Tuntutan Utama

Selasa, 2 September 2025 - 17:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci – Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menggelar aksi demonstrasi di halaman Mapolres Kerinci, Selasa (2/9/2025).

Massa aksi datang dari sejumlah organisasi mahasiswa, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Forum Mahasiswa KIP Kuliah, serta berbagai organisasi kampus lainnya.

Aksi dimulai dari Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh. Mahasiswa kemudian melakukan long march menuju Mapolres Kerinci sebagai titik awal penyampaian aspirasi, sebelum dilanjutkan ke Gedung DPRD Kota Sungai Penuh dan DPRD Kabupaten Kerinci.

Tiga Tuntutan Utama

Dalam aksi yang mengusung tema “Restorasi Kapolri”, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan pokok, yaitu:

  1. Mengusut tuntas dan mengadili aparat yang diduga melindas almarhum Affan Kurniawan.
  2. Membebaskan massa demonstrasi yang masih ditahan pihak kepolisian tanpa syarat.
  3. Menghentikan segala bentuk kekerasan dan intervensi aparat kepolisian terhadap masyarakat.

Aksi damai ini direspons langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., Bupati Kerinci Monadi, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, serta Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpin yang hadir di lokasi.

“Apabila ada permasalahan yang melibatkan kepolisian di wilayah Kerinci, sampaikan langsung kepada saya. Kawal kami, tegur kami, dan dukung kami agar Polri, khususnya Polres Kerinci, bisa menjadi lebih baik dan dicintai masyarakat. Jika ada oknum yang menyalahi aturan, tentu akan ditindak sesuai ketentuan,” tegas Kapolres.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa menyatakan bahwa aksi ini murni bentuk penyampaian aspirasi masyarakat.
“Aksi kami adalah aksi damai. Kami meminta stop penindasan terhadap mahasiswa di lapangan, karena kami hadir untuk menyuarakan kepentingan rakyat,” katanya.

Sebagai wujud menjaga komitmen kedamaian, aksi ditutup dengan penandatanganan berita acara bersama oleh empat koordinator lapangan aksi, Kapolres Kerinci, Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, serta Sekda Kota Sungai Penuh.

Hingga berita ini diturunkan, massa mahasiswa masih melanjutkan aksi ke Gedung DPRD Kota Sungai Penuh dan DPRD Kabupaten Kerinci.

Penulis : Elda Febriani

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLTA Jelaskan Penyebab Turunnya Debit Air Danau Kerinci, Bukan Karena Operasional Pembangkit
Disaksikan Bupati Kerinci, Kamko Cup 1 Ditutup dengan Laga Final Sengit dan Meriah
Sejumlah Wartawan Kecewa, Coffee Morning Kejari Sungai Penuh Dinilai Eksklusif
Konsisten Majukan Pertanian, Bupati Monadi Tanam Padi Bersama dan Serahkan Bantuan Alsintan di Kemantan Raya
PT KMH Hadirkan Harapan Baru bagi Pelayanan Medis di Kabupaten Kerinci
Skenario Gerindra Tercium, Ketua DPD TMN Kota Sungai Penuh dan Kerinci dari Kader Partai Gerindra
FPTI Sungai Penuh Raih 6 Medali di Kejurprov Jambi
RSUD Sungai Penuh Raih Akreditasi Utama, Wujud Pelayanan “S3” untuk Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:48

PLTA Jelaskan Penyebab Turunnya Debit Air Danau Kerinci, Bukan Karena Operasional Pembangkit

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:49

Disaksikan Bupati Kerinci, Kamko Cup 1 Ditutup dengan Laga Final Sengit dan Meriah

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:43

Sejumlah Wartawan Kecewa, Coffee Morning Kejari Sungai Penuh Dinilai Eksklusif

Senin, 24 November 2025 - 00:32

Konsisten Majukan Pertanian, Bupati Monadi Tanam Padi Bersama dan Serahkan Bantuan Alsintan di Kemantan Raya

Selasa, 4 November 2025 - 20:28

PT KMH Hadirkan Harapan Baru bagi Pelayanan Medis di Kabupaten Kerinci

Berita Terbaru