BOLTARA – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., membuka sekaligus memimpin Rapat Konsolidasi Audit Kinerja Pendahuluan atas Efektivitas Manajemen Aset oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), yang dilaksanakan di Lantai III Kantor Bupati Boltara, Senin (31/8/2026).
Rapat konsolidasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas surat Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara terkait rencana pelaksanaan Audit Kinerja Pendahuluan atas Efektivitas Manajemen Aset Tahun 2025 sampai dengan Semester I Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa manajemen aset daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, tertib, transparan dan akuntabel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bupati, seluruh perangkat daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan aset milik pemerintah daerah dikelola dengan baik, mulai dari proses pencatatan, pemanfaatan, pengamanan hingga pelaporan.
Lebih lanjut, Bupati menekankan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memberikan data dan informasi yang benar, lengkap serta tepat waktu kepada tim auditor BPK-RI.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan sebelumnya. Hal tersebut, menurut Bupati, perlu dilakukan agar temuan maupun catatan yang sama tidak kembali terulang pada pemeriksaan di tahun berikutnya.
“Pengelolaan aset harus dilakukan secara tertib dan akuntabel. Semua data yang dibutuhkan harus disampaikan dengan benar, lengkap dan tepat waktu. Hasil pemeriksaan sebelumnya juga harus menjadi perhatian bersama agar tidak terus menjadi catatan pada tahun-tahun berikutnya,” tegas Bupati.
Selain agenda utama konsolidasi Audit Kinerja Pendahuluan BPK-RI atas Efektivitas Manajemen Aset, rapat tersebut juga membahas dua agenda penting lainnya, yakni Evaluasi Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) Laporan Keuangan Tahun 2025 serta Evaluasi Implementasi e-TPP dan pelaksanaan inspeksi mendadak (Sidak) Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rapat tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, para Kepala Bagian, Direktur RSUD dan RS Pratama Bintauna, serta para Camat se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Melalui rapat konsolidasi ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan aset daerah yang tertib, efektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis : IB











