Dinkes Kabupaten Gorontalo Tindak Lanjuti Rakor Malaria, Perkuat CKG dan Tracking Kasus Berbasis Faktor Risiko

Senin, 28 September 2026 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO— Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Penanganan dan Penanggulangan Malaria yang dipimpin langsung oleh Bupati Gorontalo pada 25 September 2026.

Melalui seluruh Puskesmas, Dinas Kesehatan bersama pemerintah kecamatan dan desa mulai memperkuat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), tracking, serta penemuan kasus malaria secara aktif di wilayah masing-masing, Senin (28/9/2026).

Kegiatan difokuskan pada masyarakat yang memiliki faktor risiko, termasuk pekerja yang memiliki riwayat aktivitas di kawasan pertambangan serta anggota keluarganya yang berdasarkan hasil penelusuran memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas Puskesmas bersama unsur kecamatan dan pemerintah desa melakukan identifikasi sasaran, menggali riwayat perjalanan dan aktivitas di wilayah pertambangan, serta menanyakan adanya keluhan atau gejala yang mengarah pada malaria. Bagi sasaran yang memenuhi kriteria pemeriksaan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan penemuan kasus secara aktif agar masyarakat yang terindikasi malaria dapat segera ditemukan, diperiksa, dan apabila dinyatakan positif segera mendapatkan pengobatan sesuai standar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Afriyani Katili, SKM., M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Gorontalo untuk memperkuat penanganan malaria langsung di lapangan.

“Kita menindaklanjuti arahan Bapak Bupati dengan memperkuat kegiatan di lapangan. Puskesmas bersama kecamatan dan pemerintah desa melakukan tracking terhadap masyarakat yang memiliki faktor risiko, termasuk pekerja yang memiliki riwayat aktivitas di kawasan pertambangan dan keluarganya. Yang kita pastikan adalah siapa yang berisiko, siapa yang sudah diperiksa, dan apabila ditemukan positif harus segera diobati sampai tuntas,” jelasnya.

Menurut Afriyani, keterlibatan pemerintah kecamatan dan desa sangat penting karena membantu petugas kesehatan memperoleh informasi mengenai masyarakat yang memiliki riwayat aktivitas di kawasan pertambangan maupun sasaran lain yang perlu ditelusuri.

“Jangan menunggu masyarakat datang dalam kondisi sakit. Kalau ada riwayat perjalanan atau aktivitas di wilayah berisiko, apalagi disertai demam, menggigil, sakit kepala atau keluhan lain yang mengarah pada malaria, segera laporkan dan periksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala malaria, pentingnya segera mencari pertolongan ketika mengalami keluhan, serta langkah pencegahan terhadap gigitan nyamuk.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo meminta seluruh Puskesmas terus memperkuat koordinasi dengan kecamatan, pemerintah desa, kader kesehatan dan lintas sektor terkait dalam melakukan tracking, pemeriksaan, pengobatan, pemantauan pengobatan, serta edukasi kepada masyarakat.

Upaya tersebut akan terus dipantau sebagai bagian dari percepatan penanganan malaria di Kabupaten Gorontalo. Data hasil tracking dan pemeriksaan dari seluruh Puskesmas akan dievaluasi secara berkala untuk menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing wilayah.

“Target kita bukan hanya menemukan kasus. Yang lebih penting, setiap kasus positif segera mendapatkan pengobatan dan dipastikan tuntas, sementara masyarakat yang berisiko terus kita telusuri. Dengan kerja bersama sampai ke desa, kita ingin penularan malaria dapat dikendalikan,” tutup Afriyani.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Bupati Sofyan dan Wabup Tonny Hadiri Tasyakuran Khitanan di Desa Bongo
Buka Pembekalan Lomba Resensi Buku, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Dorong Generasi Muda Cintai Perpustakaan dan Budaya Membaca
Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Sofyan Tekankan Empat Instruksi Penting
Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser
Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini
Pemkab Gorontalo Pacu Pelatihan Vokasi demi Tekan Pengangguran hingga 2,39 Persen pada 2027
Bupati Sofyan Puhi Resmikan Masjid Al Masyur di Desa Balahu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:40

Dinkes Kabupaten Gorontalo Tindak Lanjuti Rakor Malaria, Perkuat CKG dan Tracking Kasus Berbasis Faktor Risiko

Senin, 28 September 2026 - 22:38

Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Minggu, 27 September 2026 - 20:19

Bupati Sofyan dan Wabup Tonny Hadiri Tasyakuran Khitanan di Desa Bongo

Senin, 21 September 2026 - 15:41

Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Sofyan Tekankan Empat Instruksi Penting

Kamis, 17 September 2026 - 10:14

Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser

Berita Terbaru