Misteri Proyek Miliar Rupiah di Dalapuli, Dua Minggu Berjalan Tanpa Papan Informasi

Minggu, 23 November 2025 - 18:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara– Proyek pembangunan yang berada di Desa Dalapuli, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menuai sorotan.

Pasalnya, pekerjaan yang disebut bernilai puluhan miliar rupiah itu tidak memasang papan proyek, padahal masa kerja sudah berjalan selama dua minggu.

Pantauan tim redaksi di lokasi, tampak alat berat dan sejumlah pekerja melakukan kegiatan pembangunan jalan. Namun, tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana diwajibkan oleh peraturan.

Salah satu warga setempat mengatakan bahwa proyek tersebut telah berlangsung selama dua minggu.

“Pekerjaan ini sudah dua minggu jalan, tapi papan proyeknya belum pernah dipasang,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketidakhadiran papan proyek ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Apalagi, menurut informasi dari warga, proyek tersebut diduga menggunakan material yang tidak memiliki izin resmi atau ilegal.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 sebagaimana telah diubah dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, setiap pelaksana pekerjaan wajib memasang papan nama proyek di lokasi kegiatan. Papan tersebut harus memuat informasi seperti nama kegiatan, lokasi, nomor kontrak, nilai kontrak, waktu pelaksanaan, serta sumber dana.

Selain itu, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006, pemasangan papan proyek bertujuan untuk menjamin keterbukaan informasi publik dan memudahkan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara.

Saat dikonfirmasi kepada salah satu pengawas lapangan dan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan atau respons resmi yang diberikan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat pengawas segera menindaklanjuti temuan ini demi memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan keuangan negara.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ABPEDNAS hingga Aslinmas Resmi Dilantik, Ini Pesan Plt. Bupati Boltara
Perluas Jaminan Kesehatan, Plt. Bupati Boltara Bahas Penambahan 7.000 Peserta PBPU
Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Plt Bupati Boltara Gandeng PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan
Pimpin Rakor Forkopimda, Plt. Bupati Boltara Tekankan Kamtibmas, Kesiapsiagaan Kemarau, dan Pencegahan Karhutla
Plt Bupati Boltara Hadiri Penutupan KKR GMAHK
Plt Bupati Boltara Pimpin Serah Terima Lokasi Pembangunan KNMP 2026
Siswa TK Al-Multazam Kunjungi Polsek Pinogaluman, Polisi Dikenalkan sebagai Sahabat Anak
Aditya Pontoh Diangkat Jadi Plt Bupati Bolmut, Nota Dinas Diserahkan Gubernur YSK

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:04

ABPEDNAS hingga Aslinmas Resmi Dilantik, Ini Pesan Plt. Bupati Boltara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:15

Perluas Jaminan Kesehatan, Plt. Bupati Boltara Bahas Penambahan 7.000 Peserta PBPU

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03

Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Plt Bupati Boltara Gandeng PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:44

Pimpin Rakor Forkopimda, Plt. Bupati Boltara Tekankan Kamtibmas, Kesiapsiagaan Kemarau, dan Pencegahan Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:53

Plt Bupati Boltara Hadiri Penutupan KKR GMAHK

Berita Terbaru