INTAINEWS.ID- – Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan menemukan sejumlah puing besar pesawat TR 42-500 di kawasan utara Puncak Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.
Temuan itu mencakup bagian badan hingga ekor pesawat yang terjatuh di wilayah pegunungan tersebut.
Dilansir dari detikSulsel, Minggu (18/1/2026), serpihan jendela pesawat tampak berserakan di antara bebatuan dan semak. Sebagian potongan masih memperlihatkan bentuk jendela utuh, meski tampak ringsek akibat benturan keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada lokasi yang sama, ditemukan juga kain berwarna abu-abu yang tersangkut di ranting pohon dan bebatuan. Kain tersebut menyerupai seragam dengan lambang Garuda yang menempel di bagian dada.
Selain itu, tim juga mendapati potongan besar berwarna cokelat keemasan yang diduga kuat merupakan bagian ekor pesawat.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan penemuan sejumlah bagian besar pesawat tersebut. Ia menyebut temuan awal dilaporkan dari kru helikopter yang sedang melakukan pemantauan udara.
“Sekitar pukul 07.46 WITA, kru heli melaporkan terlihat serpihan kecil mirip jendela pesawat. Tiga menit kemudian, pada 07.49 WITA, terpantau puing besar yang diduga badan dan ekor pesawat di area lereng,” ujarnya
Usai menerima laporan itu, tim dari pos aju langsung dikerahkan menuju lokasi penemuan. Namun, akses menuju titik puing cukup sulit karena kondisi medan yang curam dan tertutup vegetasi lebat.
“Tim sudah bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Medan di sana cukup menantang, jadi butuh waktu untuk mencapai titik temuan,” jelas Andi.
Hingga kini, Basarnas bersama TNI-Polri terus melakukan proses penyisiran dan identifikasi di sekitar lokasi guna memastikan seluruh bagian pesawat dan kemungkinan korban yang masih berada di area jatuhnya pesawat tersebut.
Penulis : IB











