JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Gorontalo. Putra terbaik daerah, Nelson Pomalingo resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Nasional pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk periode 2026–2031.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, dalam sebuah acara resmi di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Penunjukan Prof. Nelson dinilai sangat tepat mengingat rekam jejak panjangnya di dunia pendidikan, organisasi profesi guru, hingga pemerintahan daerah. Pengalaman dan dedikasinya selama puluhan tahun menjadikan dirinya sebagai salah satu tokoh pendidikan berpengaruh dari Gorontalo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perjalanan akademiknya, Prof. Nelson pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo selama dua periode. Setelah itu, ia juga dipercaya memimpin Universitas Muhammadiyah Gorontalo sebagai rektor pada periode 2012–2016.
Tidak hanya di dunia akademik, kiprah kepemimpinannya juga terlihat dalam pemerintahan daerah. Prof. Nelson pernah menjabat sebagai Bupati Gorontalo selama dua periode, yakni 2016 hingga 2025. Pada masa kepemimpinannya, berbagai kebijakan pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, penguatan sumber daya manusia, serta pengelolaan lingkungan hidup terus didorong dan diperkuat.
Sebelum dikenal luas sebagai akademisi dan kepala daerah, Prof. Nelson juga pernah mengabdi di dunia pendidikan menengah dengan menjabat sebagai Kepala SMK Pertanian.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan awal pengabdiannya dalam membina dan mengembangkan pendidikan vokasi di daerah.
Sebagai seorang profesor yang dikenal sebagai ahli lingkungan, Prof. Nelson memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Ia menempuh pendidikan Strata Satu (S1) sebagai Insinyur Pertanian, kemudian melanjutkan Magister Pendidikan (S2) hingga meraih gelar Doktor Pendidikan (S3).
Dedikasinya terhadap dunia pendidikan juga tercermin melalui kiprahnya dalam organisasi profesi guru. Prof. Nelson pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Gorontalo dan aktif memperjuangkan peningkatan kesejahteraan serta profesionalisme guru, termasuk mendorong lahirnya kebijakan sertifikasi guru.
Ia juga pernah terlibat dalam kepengurusan PGRI tingkat pusat yang semakin memperluas kontribusinya dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.
Selain itu, Prof. Nelson juga pernah menjadi bagian dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) yang memiliki peran penting dalam menjaga mutu dan standar pendidikan di Indonesia.
Di bidang sosial dan pengembangan pendidikan masyarakat, Prof. Nelson juga aktif sebagai pembina di sejumlah yayasan pendidikan, di antaranya Yayasan Indonesia Emas, Yayasan Taman Cendekia, serta Yayasan Pusat Pengkajian Masyarakat Gotong Royong.
Dengan pengalaman panjang sebagai akademisi, pemimpin daerah, serta tokoh organisasi pendidikan, Prof. Nelson dinilai sangat pantas mengemban amanah baru sebagai Anggota Dewan Pendidikan Nasional.
“Targetnya tentu sesuai tugas dan fungsi Dewan Pendidikan, yakni memberikan masukan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terkait berbagai perubahan kebijakan yang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan. Insya Allah setiap bulan kami akan menggelar rapat dan kajian yang hasilnya akan disampaikan kepada Menteri,” ujar Prof. Nelson usai pelantikan di Jakarta.
Jabatan strategis ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi pemikiran, pengalaman, serta gagasan besar dalam merumuskan kebijakan dan arah pembangunan pendidikan Indonesia ke depan.
Penunjukan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo, karena putra daerah mampu mengambil peran penting di tingkat nasional dalam memajukan dunia pendidikan.
Penulis : IB











