Gusnar Tekankan RKPD 2027 Berorientasi Hasil Konkret

Senin, 8 Juni 2026 - 15:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus berorientasi pada hasil yang konkret dan dirasakan masyarakat. Penegasan itu disampaikannya saat memimpin rapat pimpinan di Ruang Dulohupa Kantor Gubernur, Senin (8/6/2026).

Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo. Gusnar mengatakan seluruh OPD harus terlibat aktif dalam penyusunan RKPD dan perubahan RKPD 2026 agar perencanaan lebih berkualitas dan tepat sasaran.

“Kalau yang fisik gampang dilihat wujudnya, tapi ada juga kegiatan yang tidak berbentuk fisik. Namun harus bisa dirasakan manfaatnya, harus bisa menjawab kebutuhan dan memberi dampak nyata. Itu yang saya maksudkan kegiatan yang konkret,” ujar Gusnar.

Gubernur mencontohkan bantuan kepada nelayan, UMKM, maupun pelaku industri harus diukur dari perubahan yang terjadi setelah program dilaksanakan. Dengan demikian, anggaran daerah dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga meminta program dan kegiatan disusun sesuai struktur organisasi perangkat daerah. Peran sekretariat, bidang teknis, pejabat fungsional, dan pelaksana harus digambarkan dengan jelas dalam dokumen perencanaan.

“Libatkan tenaga fungsional, pejabat fungsional, dan pelaksana.Tanyai mereka sesuai tugas pokoknya, sehingga perencanaan dan pelaksanaan program tidak hanya ditentukan oleh kelompok tertentu saja,” ujar Gusnar.

Menurut Gusnar, pelibatan seluruh unsur organisasi penting untuk menghilangkan ketimpangan peran dalam pelaksanaan program. Kepala OPD diharapkan lebih fokus pada fungsi perencanaan, pengendalian, dan pengawasan, sementara pelaksanaan teknis dijalankan sesuai tugas masing-masing.

Selebihnya, setiap OPD diarahkan menyusun program berdasarkan skala prioritas sebelum menentukan kebutuhan anggaran. Pendekatan tersebut dinilai akan membuat belanja daerah lebih efektif di tengah keterbatasan kapasitas fiskal.

Untuk mempercepat proses penyusunan RKPD, Gusnar meminta Bappeda dan Badan Keuangan menjadwalkan pembahasan intensif bersama OPD melalui mekanisme desk. Ia menegaskan seluruh rencana program harus tuntas dibahas dan diunggah ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebelum batas waktu 30 Juni 2026.

Penulis : IB

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Tonny Kembali Tinjau Lokasi PENAS KTNA XVII, Pastikan Seluruh Fasilitas Rampung Sebelum Pembukaan
Bupati Sofyan Puhi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan Kabupaten Gorontalo
Gubernur Gusnar Pastikan Transportasi dan Pasokan BBM Siap Dukung PENAS XVII 2026
PENAS KTNA 2026 Siap Sambut 7.000 Peserta, Bupati Sofyan Matangkan Persiapan
Dihadiri 13 Ribu Peserta, Gusnar Optimis Rampungkan Kesiapan PENAS XVII
Harapan Gubernur Gorontalo Jelang PENAS XVII
Wagub Idah Tinjau Panen Padi Prebiotik di Boalemo
Wagub Idah Ajak Petani Promosikan Beras Prebiotik di PENAS XVII

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:02

Wabup Tonny Kembali Tinjau Lokasi PENAS KTNA XVII, Pastikan Seluruh Fasilitas Rampung Sebelum Pembukaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:54

Bupati Sofyan Puhi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan Kabupaten Gorontalo

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:38

Gubernur Gusnar Pastikan Transportasi dan Pasokan BBM Siap Dukung PENAS XVII 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:37

PENAS KTNA 2026 Siap Sambut 7.000 Peserta, Bupati Sofyan Matangkan Persiapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:08

Dihadiri 13 Ribu Peserta, Gusnar Optimis Rampungkan Kesiapan PENAS XVII

Berita Terbaru