LIMBOTO — Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, mengajak Gerakan Pramuka menjadi pusat pembentukan karakter sekaligus pelopor pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Pesan tersebut disampaikan Sugondo saat membuka Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Gugus Depan 01.003–01.004 Pangkalan SMA Negeri 1 Limboto, pada Rabu (5/8).
Kegiatan yang berlangsung hingga 7 Agustus 2026 itu diikuti seluruh calon Penegak kelas X Tahun Pelajaran 2026/2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Sugondo menegaskan bahwa keunggulan Gerakan Pramuka tidak hanya terletak pada pembelajaran keterampilan, tetapi juga pada kemampuannya membentuk karakter melalui penghayatan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma.
“Pramuka bukan hanya menyentuh pengetahuan, tetapi juga menyentuh hati. Nilai-nilai luhur ditanamkan melalui semangat kekeluargaan, kepedulian, dan kasih sayang,” ujarnya.
Berbekal pengalaman sebagai pendidik, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, Sugondo juga mengajak para guru mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih humanis. Menurutnya, metode yang mengedepankan sentuhan hati akan membuat mata pelajaran yang selama ini dianggap sulit menjadi lebih mudah dipahami dan diminati siswa.
Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo itu menilai Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, kegiatan kepramukaan tidak hanya berisi aktivitas konvensional, tetapi juga perlu membekali peserta dengan literasi digital dan pengenalan AI.
“Pramuka harus menjadi episentrum perubahan dalam pembelajaran. Perkemahan jangan hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga materi pengenalan AI agar anggota Pramuka memiliki bekal menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Sugondo turut mendorong SMA Negeri 1 Limboto memperkuat posisinya sebagai sekolah digital terdepan di Provinsi Gorontalo. Menurut dia, pangkalan Pramuka SMAN 1 Limboto selama ini telah menjadi salah satu barometer kegiatan kepramukaan di daerah.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Limboto, Ester Yungingir, mengatakan PTA 2026 mengusung tema “Dari Riak Menjadi Ombak, Dari Langkah Menjadi Jejak, Mengukir Masa Depan Penegak” dengan motto “Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan.”
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti beragam kegiatan, di antaranya Scout Digital Hunt, teknik kepramukaan, hiking, pengenalan Saka, pawai obor, pentas seni, api unggun, hingga bakti sosial.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma, membentuk kepemimpinan, kedisiplinan, serta mempererat persaudaraan antarpeserta didik baru. Di akhir kegiatan, peserta terbaik akan memperoleh penghargaan dan seluruh peserta menerima e-sertifikat,” ujar Ester.
Penulis : IB











