TECHNO – Vivo resmi merilis ponsel lipat terbarunya, Vivo X Fold 5, yang disebut-sebut sebagai penerus dari X Fold 3 Pro. Gadget ini hadir dengan desain lebih tipis dan ringan, namun tetap membawa baterai jumbo berkapasitas 6.000 mAh—terbesar untuk kategori foldable di Indonesia.
Lewat review yang dibawakan oleh konten kreator David GadgetIn, perangkat ini digambarkan seperti “bertemu mantan yang makin keren saja.” Desain lebih ramping dengan ketebalan hanya 9,2 mm saat tertutup membuatnya terasa nyaman di genggaman, seolah memegang smartphone reguler.
Paket Lengkap dan Layanan Premium
Dalam kotak penjualan, pengguna langsung mendapat screen protector terpasang rapi, casing original, hingga charger 80W yang mampu mengisi daya 22% hanya dalam 10 menit. Tak hanya itu, Vivo juga tetap mempertahankan layanan purna jual unggulan, seperti penggantian antigores dan case gratis yang sebelumnya banyak diapresiasi pengguna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Performa dan Daya Tahan
Vivo X Fold 5 mengusung Snapdragon 8 Gen 3, RAM hingga 16 GB LPDDR5X, dan penyimpanan 512 GB UFS 4.1. Walau masih menggunakan chipset generasi sebelumnya, performanya tetap mumpuni untuk multitasking dan gaming ringan. Namun, game berat seperti Genshin Impact membuat suhu perangkat cepat naik hingga 45°C.
Dari sisi daya, ketahanan baterai tergolong impresif:
- MLBB 30 menit hanya mengonsumsi 9%
- Genshin Impact 30 menit sekitar 13%
- Streaming YouTube 1 jam sekitar 3–4%
Kecepatan pengisian juga menjadi keunggulan, dengan pengisian penuh kurang dari 1 jam.
Durabilitas dan Fitur
Ponsel ini sudah dilengkapi sertifikasi IPX9+ tahan air panas bertekanan tinggi, serta IP5X tahan debu. Engsel berbahan carbon fiber diklaim mampu bertahan hingga 600 ribu kali lipatan.
Fitur tambahan lain meliputi NFC multifunction, eSIM support, wireless charging, serta tombol shortcut multifungsi mirip action button iPhone.
Kamera dan Layar
Untuk sektor kamera, Vivo X Fold 5 masih menjadi salah satu foldable dengan hasil foto terbaik, terutama di lensa periscope zoom 3x yang lebih unggul dibanding kompetitor. Namun, kamera selfie under-display dinilai kurang maksimal dengan warna kusam dan bokeh yang kurang halus. Untungnya, berkat cover screen, pengguna tetap bisa menggunakan kamera utama untuk selfie berkualitas 4K 60fps.
Layar juga masih mempertahankan standar flagship dengan panel AMOLED LTPO 120 Hz berukuran 6,53 inci (cover) dan 8,03 inci (utama). Tingkat kecerahan tinggi serta refresh rate adaptif 1–120 Hz membuat konsumsi daya lebih efisien.
Harga Lebih Terjangkau
Dibanding kompetitor, Vivo X Fold 5 hadir dengan harga lebih bersahabat di kisaran Rp25 juta, lebih murah dari Oppo (Rp28 juta) maupun Samsung (Rp30 juta lebih) dengan konfigurasi serupa.
Catatan Kekurangan
Meski kaya fitur, ada beberapa catatan penting:
- Software Funtouch OS 15 masih dinilai sederhana dibanding OriginOS di pasar Tiongkok.
- Kamera depan under-display masih perlu peningkatan.
- Prosesor bukan generasi terbaru, sehingga kalah efisiensi dibanding Snapdragon 8 Elite.
Kesimpulan
Vivo X Fold 5 hadir sebagai foldable paling “bersahabat” saat ini: tipis, ringan, baterai jumbo, tahan air-debu, serta harga yang lebih masuk akal dibanding rival. Namun, calon pengguna tetap perlu mempertimbangkan kekurangannya di sektor software, kamera selfie, dan chipset.
Penulis : NB
Editor : NB
Sumber Berita : GadgetIn











