IntaiNews.id KOTAMOBAGU – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pergerakan harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kotamobagu mulai mengalami perubahan. Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM terus melakukan pemantauan terhadap harga kebutuhan pokok guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan barang bagi masyarakat.
Berdasarkan data pembaruan harga yang dirilis pada Jumat (06/03/2026), sejumlah komoditas di pasar tradisional Kotamobagu mengalami fluktuasi harga, baik berupa penurunan maupun kenaikan.
Pada hari ke-16 Ramadan ini, beberapa komoditas tercatat mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Salah satu di antaranya adalah daging ayam ras yang sebelumnya dijual dengan harga Rp36.500 per kilogram kini turun menjadi Rp32.000 per kilogram. Penurunan sebesar Rp4.500 per kilogram ini dinilai cukup membantu masyarakat yang tengah memenuhi kebutuhan konsumsi selama Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain daging ayam, harga cabai juga mengalami penurunan. Cabai merah keriting yang sebelumnya dijual Rp25.000 per kilogram kini turun menjadi Rp20.000 per kilogram. Penurunan harga ini disambut positif oleh para pembeli karena cabai merupakan salah satu bahan pokok yang banyak digunakan dalam kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama selama Ramadan.
Sementara itu, cabai rawit merah mengalami penurunan harga paling signifikan. Jika sebelumnya komoditas ini dijual dengan harga Rp65.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp35.000 per kilogram di tingkat pedagang pasar. Penurunan hingga Rp30.000 per kilogram ini dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan dari daerah pemasok serta stabilnya distribusi barang ke pasar tradisional.
Meski beberapa komoditas mengalami penurunan harga, terdapat pula sejumlah bahan pokok yang justru mengalami kenaikan. Salah satunya adalah bawang putih yang sebelumnya dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp42.000 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada daging sapi yang sebelumnya berada pada kisaran Rp145.000 per kilogram, kini meningkat menjadi Rp150.000 per kilogram. Meski mengalami kenaikan, harga daging sapi masih dinilai dalam batas wajar dan tetap terkendali.
Selain komoditas tersebut, sejumlah bahan pokok lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, serta beberapa jenis sayuran masih terpantau relatif stabil dan belum mengalami perubahan harga yang signifikan di pasaran.
Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM memastikan akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin di pasar tradisional maupun pusat distribusi bahan pokok. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemantauan juga dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya lonjakan harga maupun praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat. Dengan adanya pengawasan yang intensif, pemerintah berharap kondisi pasar tetap stabil sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik selama Ramadan.***











