MANCHESTER – Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya sebagai mesin gol paling mematikan di Eropa. Penyerang asal Norwegia itu mencetak satu gol saat Manchester City berpesta kemenangan atas Borussia Dortmund dalam laga fase grup Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.
Gol tersebut bukan hanya menambah pundi-pundi gol Haaland, tetapi juga menorehkan catatan bersejarah di kompetisi elite antarklub Eropa itu. Ia kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol dalam lima pertandingan beruntun bersama tiga klub berbeda.
Rekor luar biasa itu dirintis sejak masa-masanya di RB Salzburg musim 2019/2020, ketika ia mengukir 8 gol dalam 5 laga beruntun. Kemudian, saat memperkuat Borussia Dortmund pada musim 2020/2021, Haaland menorehkan 10 gol dalam 6 pertandingan beruntun. Kini bersama Manchester City di musim 2025/2026, bomber berusia 25 tahun itu kembali menorehkan 7 gol dalam 5 laga berturut-turut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan tambahan gol ke gawang mantan klubnya itu, Haaland telah mengoleksi 54 gol dari 52 penampilan di Liga Champions — torehan yang mempertegas statusnya sebagai predator gol paling produktif di era modern.
Ketajaman Haaland membuatnya terus menulis sejarah baru di setiap klub yang dibelanya. Dari Austria, Jerman, hingga Inggris, sang penyerang tak pernah kehilangan naluri pembunuh di depan gawang lawan.
“Dia tidak hanya konsisten, tapi juga haus akan gol. Setiap kali turun ke lapangan, dia bermain seolah ingin memecahkan rekor baru,” ujar salah satu pengamat sepak bola Eropa usai laga.
Manchester City pun semakin kokoh di puncak klasemen grup Liga Champions, sementara Haaland terus melaju menapaki jalur sejarah yang belum pernah dilewati siapa pun sebelumnya.
Penulis : IB











