Jakarta, Intainews.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bersama tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) lainnya di kawasan Cipinang kini mendapatkan pengamanan ketat selama 24 jam penuh. Langkah ini merupakan hasil sinergi strategis antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kepolisian, khususnya Satuan Brimob Polda Metro Jaya.
Pengamanan terintegrasi ini mencakup Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, dan Rumah Sakit Pengayoman. Seluruh aktivitas keluar-masuk difokuskan pada satu pintu utama melalui sistem one gate system di gerbang RS Pengayoman, di mana petugas Brimob dan pengamanan gabungan berjaga secara bergantian.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan ini merupakan arahan langsung dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan hasil koordinasi intensif dengan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadiran Brimob bukan hanya mempertegas aspek keamanan, tetapi juga meningkatkan rasa aman bagi masyarakat sekitar. Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk menjaga ketertiban kawasan,” ujarnya, Kamis (3/7).
Senada dengan itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Cipinang, Sumaryo, menyebut sistem satu pintu telah meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap arus orang dan barang. Hal ini sangat penting dalam mencegah gangguan keamanan, termasuk penyelundupan barang terlarang.
“Dengan pengawasan gabungan, kami lebih sigap merespons potensi gangguan. Sistem ini memperkecil celah masuknya barang-barang terlarang,” jelas Sumaryo.
Dampak positif dari sinergi ini juga dirasakan langsung oleh para pengunjung. Sri Budiasih, salah satu warga yang membesuk keluarganya, menyebutkan bahwa proses kunjungan kini terasa lebih aman meskipun ada peningkatan prosedur pemeriksaan.
“Petugas Brimob tetap ramah dan membantu. Meski lebih ketat, kami merasa lebih dihargai dan terlindungi,” katanya.
Langkah strategis ini memperkuat prinsip pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis. Sejalan dengan semangat “Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat,” kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan terus menjaga keamanan kawasan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan nasional.
(Ragil)
Penulis : Ragil











