IntaiNews.id KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu resmi menetapkan lahan eks Rumah Sakit Datoe Binangkang sebagai lokasi pelaksanaan Pasar Senggol tahun 2026. Penetapan tersebut dilakukan guna menghadirkan pasar musiman yang lebih tertib, terpusat, serta tidak mengganggu fasilitas publik maupun arus lalu lintas di pusat kota.
Kebijakan tersebut disampaikan Pemerintah Kota Kotamobagu pada Selasa (03/03/2026) sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola ruang publik di wilayah perkotaan. Selain itu, keputusan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas evaluasi Ombudsman Republik Indonesia terkait pemanfaatan fasilitas umum pada pelaksanaan Pasar Senggol pada tahun-tahun sebelumnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkot Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi eks RS Datoe Binangkang didasarkan pada status lahan yang merupakan aset milik pemerintah daerah, sehingga pemanfaatannya dapat lebih terkontrol dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penggunaan lokasi ini dilakukan secara normatif. Karena merupakan aset daerah, tentu pemanfaatannya bisa lebih terkontrol dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Kotamobagu, Noval Manoppo, menambahkan bahwa konsep pasar yang dipusatkan pada satu lokasi akan memudahkan proses penataan lapak pedagang melalui site plan yang jelas.
Dengan konsep tersebut, pemerintah dapat mengatur zonasi pedagang secara lebih sistematis sekaligus memaksimalkan pengawasan terhadap keamanan, kebersihan, serta pengelolaan arus lalu lintas di sekitar lokasi pasar.
“Konsep terpusat ini akan memudahkan penataan lapak pedagang melalui site plan yang jelas, sekaligus memaksimalkan pengawasan keamanan, kebersihan, dan manajemen lalu lintas,” jelasnya.
Pemkot Kotamobagu juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan pengamanan serta rekayasa lalu lintas berjalan optimal selama pelaksanaan Pasar Senggol berlangsung.
Dengan tata kelola yang lebih akuntabel dan terencana, Pasar Senggol 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus tetap menjaga kenyamanan masyarakat serta akses terhadap ruang publik di Kota Kotamobagu.
Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow