LONDON – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengakui bahwa timnya tampil kurang meyakinkan di babak pertama saat menghadapi Crystal Palace pada laga pekan ke-13 Liga Inggris musim 2025/2026.
Meski begitu, Setan Merah akhirnya berhasil pulang dengan tiga poin berkat kemenangan tipis 2-1 di Stadion Selhurst Park, Minggu (30/11/2025) malam WIB.
Manchester United sempat tertinggal lebih dulu setelah Jean-Philippe Mateta membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti di menit ke-36. Pada paruh pertama, United kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak ditekan oleh Palace yang tampil agresif di depan pendukungnya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, situasi berubah drastis setelah jeda. Amorim melakukan sejumlah penyesuaian taktik yang membuat permainan United jauh lebih hidup.
Joshua Zirkzee menjadi pembuka kebangkitan lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-54, sebelum Mason Mount memastikan kemenangan tim dengan sepakan keras dari luar kotak penalti sembilan menit berselang.
Usai pertandingan, Amorim tak menutupi kekurangan timnya di babak pertama, namun menilai anak asuhnya mampu menunjukkan karakter dan ketenangan di sisa laga.
“Tempo dan intensitas permainan kami meningkat di babak kedua,” ujar Amorim, dikutip dari BBC.
“Saya melihat Crystal Palace mulai kelelahan di akhir babak pertama, dan kami tahu mereka akan kesulitan begitu kami berhasil mencetak gol.”
Dengan hasil ini, Manchester United memperpanjang tren positif mereka dan terus menempel ketat tim-tim papan atas klasemen Liga Inggris.
Sementara bagi Crystal Palace, kekalahan ini menjadi tamparan setelah sebelumnya sukses menumbangkan Liverpool dua kali di musim yang sama.
Penulis : IB











