Bupati Sofyan Puhi Dampingi Gubernur Serahkan 41 Alsintan, Perkuat Optimalisasi Lahan Pertanian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO— Upaya meningkatkan produktivitas dan optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Gorontalo terus diperkuat melalui dukungan sarana dan prasarana pertanian.

Hal itu ditandai dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, yang didampingi Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Kamis (1/10/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Saung Tani, Eks Lahan Gelar Teknologi PENAS XVII, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto.

Sebanyak 41 unit alsintan diserahkan kepada masyarakat, terdiri dari 3 unit traktor roda dua (TR2), 2 unit mesin pemangkas, 1 unit pompa air, dan 35 unit hand sprayer.

Bantuan tersebut diharapkan mendukung pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman, pengelolaan air, serta meningkatkan efisiensi kerja petani dalam menjalankan usaha tani.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan, bantuan alsintan harus diikuti dengan pengelolaan dan pemanfaatan yang optimal agar keberadaannya benar-benar memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian.

Menurutnya, pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan dan pemanfaatan alsintan yang telah tersedia di lapangan. Evaluasi tersebut penting untuk memastikan alat pertanian tidak terbengkalai, tetapi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menggarap lahan masyarakat.

“Jangan sampai alat-alat pertanian yang ada hanya tersimpan dan tidak dimanfaatkan. Kita akan evaluasi apa kendalanya di lapangan, sementara masih banyak lahan yang membutuhkan dukungan alat pertanian,” ujar Sofyan.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan mendekatkan pelayanan kepada kelompok tani dengan melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Langkah tersebut sekaligus untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani dan mencari solusi bersama.

Sofyan juga menyoroti masih adanya lahan yang belum optimal dimanfaatkan. Karena itu, keberadaan alsintan diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan indeks pemanfaatan lahan pertanian.

“Kita ingin lahan yang ada bisa lebih optimal dikelola. Setelah kondisi kemarau ini terlewati, kita harus sudah siap menggarap kembali lahan-lahan yang membutuhkan dukungan alat pertanian,” katanya.

Selain alsintan, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mengantisipasi dampak kemarau terhadap sektor pertanian, termasuk melalui distribusi air pada wilayah yang mengalami keterbatasan ketersediaan air.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjelaskan, bantuan alsintan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan petani yang disampaikan melalui berbagai jalur aspirasi.

Menurutnya, bantuan seperti traktor roda dua pada prinsipnya dikelola secara berkelompok dengan dukungan manajemen UPJA alsintan. Pemerintah juga mendorong agar alat pertanian ditempatkan sedekat mungkin dengan sentra produksi melalui konsep shelter alsintan, sehingga pelayanan kepada petani menjadi lebih cepat dan efisien.

“Alat-alat pengolahan tanah maupun panen kita dekatkan dengan masyarakat. Dari shelter itu, alat bisa bergerak lebih dekat sehingga pelayanan kepada petani lebih efektif,” ujar Gusnar.

Ia menekankan pentingnya pengaturan penggunaan alsintan berbasis hamparan atau kelompok tani. Setiap kelompok diharapkan mendaftarkan luas areal yang akan diolah sehingga penggunaan alat dapat dijadwalkan secara teratur dan tidak banyak waktu yang terbuang dalam mobilisasi.

“Kalau kelompok tani sudah mendaftarkan berapa hektare yang akan diolah, shelter akan mengatur pelayanan. Dengan begitu, alat bisa berputar di wilayah tersebut dan lebih banyak lahan yang dapat dikerjakan,” jelasnya.

Gusnar juga mengingatkan bahwa bantuan alsintan harus dibarengi dengan perawatan secara berkala. Untuk itu, UPT Alsintan diharapkan memastikan alat selalu dalam kondisi siap digunakan ketika dibutuhkan petani.

Menurutnya, kebutuhan alsintan masyarakat dapat disampaikan melalui jalur aspirasi DPRD maupun melalui pemerintah desa atau kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten. Aspirasi tersebut kemudian menjadi bahan bagi pemerintah provinsi dalam menentukan dukungan sarana pertanian sesuai kemampuan anggaran.

“Bantuan ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui berbagai jalur. Pemerintah terus berupaya menjawab kebutuhan petani, baik untuk pengolahan lahan maupun pemeliharaan tanaman,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gusnar juga mendorong agar kawasan Saung Tani Eks PENAS XVII di Hepuhulawa terus dikembangkan sebagai kawasan pembelajaran pertanian. Penataan kawasan diharapkan dapat mendukung kegiatan edukasi, demonstrasi teknologi, serta menjadi tempat bagi petani dari daerah lain untuk melihat dan mempelajari praktik pertanian.

Ia meminta pemerintah kelurahan dan pemerintah kabupaten terus berkoordinasi dengan BRMP serta perangkat daerah terkait agar kawasan tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan.

Penyerahan alsintan ini diharapkan tidak berhenti pada distribusi bantuan, tetapi menjadi bagian dari penguatan ekosistem pertanian melalui pengelolaan alat yang tertib, pelayanan alsintan yang dekat dengan petani, optimalisasi lahan, dan peningkatan produktivitas usaha tani.

Bantuan tersebut selanjutnya diharapkan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh kelompok dan masyarakat penerima, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Penulis : Ib

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Pulubala Perkuat Tracking Malaria, 35 Warga Desa Molamahu Diperiksa
Atasi Keterbatasan Armada Air Bersih, Bupati Gorontalo Instruksikan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor
Dinkes Kabupaten Gorontalo Tindak Lanjuti Rakor Malaria, Perkuat CKG dan Tracking Kasus Berbasis Faktor Risiko
Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat
Bupati Sofyan dan Wabup Tonny Hadiri Tasyakuran Khitanan di Desa Bongo
Buka Pembekalan Lomba Resensi Buku, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Dorong Generasi Muda Cintai Perpustakaan dan Budaya Membaca
Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Sofyan Tekankan Empat Instruksi Penting
Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:00

Puskesmas Pulubala Perkuat Tracking Malaria, 35 Warga Desa Molamahu Diperiksa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28

Bupati Sofyan Puhi Dampingi Gubernur Serahkan 41 Alsintan, Perkuat Optimalisasi Lahan Pertanian

Selasa, 29 September 2026 - 19:38

Atasi Keterbatasan Armada Air Bersih, Bupati Gorontalo Instruksikan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor

Senin, 28 September 2026 - 22:40

Dinkes Kabupaten Gorontalo Tindak Lanjuti Rakor Malaria, Perkuat CKG dan Tracking Kasus Berbasis Faktor Risiko

Senin, 28 September 2026 - 22:38

Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru