BOROKO – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Moh. Aditya Pontoh, S.IP., menghadiri kunjungan kerja Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Srikandi Jaga Desa, dan Asosiasi Linmas (Aslinmas) Kabupaten Boltara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita, Kawasan Batu Pinagut, Rabu (21/10/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, serta organisasi kemasyarakatan dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Kunjungan kerja Plt. Kajati Sulut ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan koordinasi dalam pengawasan pembangunan desa, pencegahan tindak pidana korupsi, serta pemberian edukasi dan pendampingan hukum bagi aparat pemerintah desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Boltara, Moh. Aditya Pontoh, menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Plt. Kajati Sulut beserta jajaran di Kabupaten Boltara.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Boltara dan Kejaksaan, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada kesempatan itu, Aditya Pontoh juga menyampaikan dua pesan penting kepada organisasi yang dilantik, khususnya Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas.
Pertama, kepada Srikandi Jaga Desa, ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi pelopor pemberdayaan perempuan di tingkat desa sekaligus berperan aktif dalam mengawal pembangunan desa agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan.
Menurutnya, keterlibatan perempuan memiliki peran penting dalam mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan desa.
Kedua, kepada Aslinmas, Plt. Bupati berpesan agar seluruh anggota dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi Aslinmas dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Boltara.
“Melalui peran aktif organisasi ini, kita berharap pembangunan desa dapat berjalan dengan baik, tata kelola pemerintahan semakin transparan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Plt. Kajati Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, dalam arahannya menekankan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Srikandi Jaga Desa, dan Linmas sebagai bagian dari elemen strategis dalam menjaga integritas pemerintahan serta mengawal pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.
Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendukung upaya pencegahan penyimpangan pengelolaan dana desa melalui edukasi, sosialisasi, dan pendampingan hukum.
Dengan demikian, aparatur desa diharapkan dapat memahami ketentuan hukum dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan, sehingga penggunaan dana desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pelantikan pengurus ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas Kabupaten Boltara diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengawasan pembangunan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tingkat desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pengadilan Agama Boroko, perwakilan Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara, Nova Marlin Pali, S.E., perwakilan Ketua DPD Aslinmas Sulawesi Utara, Adi Jaya, Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Boltara Ny. Moy Olivia Pontoh Mamonto, anggota DPRD Boltara, Sekretaris Daerah Boltara dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Boltara Ny. dr. Firlia Mokoginta Mokoagow, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, lurah, sangadi, Ketua TP-PKK kecamatan dan desa, insan pers, serta pengurus dan anggota organisasi yang dilantik.
Penulis : Ib











