Boroko – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Aula Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Boltara, Kamis (15/10/2026).
Rapat koordinasi tersebut membahas tiga agenda utama, yakni evaluasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, serta pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam sambutannya, Plt. Bupati menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah. Karena itu, seluruh unsur Forkopimda dan pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi kamtibmas yang terjaga akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Boltara.
Selain aspek keamanan, Plt. Bupati juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi musim kemarau. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait agar mengantisipasi potensi kekeringan, terutama dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah yang rawan mengalami kekurangan air.
Ia menekankan agar pemerintah tidak lambat dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika terjadi gangguan terhadap ketersediaan air bersih. Langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektor dinilai penting agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Bupati mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat meningkat selama musim kemarau.
Upaya pencegahan, menurutnya, harus dilakukan secara bersama-sama melalui peningkatan pengawasan, sosialisasi kepada masyarakat, serta edukasi mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar. Peran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Boltara.
Di akhir sambutannya, Plt. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah hubungan antarsesama.
“Mari kita selalu menjaga kerukunan dan persatuan. Jangan mudah terprovokasi, jangan menyebarkan fitnah, dan jangan merusak persaudaraan hanya karena perbedaan,” pesannya.
Ia berharap, melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh unsur Forkopimda semakin solid dan kompak dalam menyatukan langkah serta memperkuat sinergi demi menjaga keamanan, menghadapi tantangan musim kemarau, dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dalam menjaga stabilitas serta melindungi kepentingan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Boltara, Kepala Kejaksaan Negeri Boltara, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu atau yang mewakili, Dandim 1303/Bolaang Mongondow atau yang mewakili, Kapolres atau yang mewakili, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, serta seluruh sangadi se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Penulis : IB











