Excavator Beroperasi, Penambang Tradisional Desa Persatuan Protes ‎

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POHUWATO – Kehadiran alat berat jenis excavator di lokasi tambang emas Desa Persatuan, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memicu keberatan dari sejumlah penambang tradisional yang selama ini menggantungkan hidup di area tersebut.

‎Warga mengaku khawatir aktivitas alat berat akan mengubah kondisi lokasi tambang yang selama bertahun-tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

‎Salah satu warga Desa Persatuan, IM, mengatakan masuknya excavator membuat para penambang tradisional merasa resah karena area yang biasa mereka garap mulai berubah.

‎“Dari dulu kami kerja manual di situ. Sekarang alat berat sudah masuk. Jadi kami khawatir karena tempat yang biasa digarap sudah berubah,” ujarnya, Minggu (31/5).

‎Menurutnya, keberadaan excavator tidak hanya menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat, tetapi juga memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan mata pencaharian warga.

‎“Kalau alat berat terus kerja, kami takut sudah tidak ada tempat lagi untuk cari makan. Selama ini kami hidup dari lokasi itu,” katanya.

‎IM juga mempertanyakan dasar operasional excavator yang bekerja di area tersebut. Ia berharap ada penjelasan yang jelas dari pihak terkait agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

‎“Jangan sampai nanti timbul masalah karena masyarakat tidak tahu bagaimana status lokasi itu sampai bisa diperjualbelikan,” imbuhnya.

‎Dirinya menambahkan, sejumlah penambang tradisional yang selama ini bekerja di lokasi tersebut juga telah menyampaikan keberatan atas masuknya alat berat karena dinilai dapat mengganggu aktivitas mereka.

‎“Yang keberatan bukan cuma saya. Banyak penambang lain juga merasa tidak nyaman karena lokasi yang biasa kami kerja sudah berubah, rata gara-gara excavator,” tambahnya.

‎IM berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi yang terjadi di lapangan serta memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait status lokasi dan aktivitas pertambangan yang sedang berlangsung.

‎“Kami cuma minta pemerintah turun lihat langsung. Supaya jelas persoalannya bagaimana dan masyarakat juga tahu keadaan yang sebenarnya,” tutupnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola excavator terkait aktivitas alat berat di lokasi tambang tersebut.

Penulis : Yudi

Follow WhatsApp Channel intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sofyan Puhi Dorong Gerakan Literasi, dari Membaca 15 Menit hingga Kafe Literasi
Pemkab Gorontalo Siap Dukung Penuh Pengawasan dan Pemeriksaan oleh Inspektorat Provinsi Gorontalo
KKPD Digital Segera Diterapkan di Pemkab Gorontalo, 3 OPD Jadi Pilot Project
Pemkab Gorontalo Akselerasi Kepastian Hukum Lahan Eks-HGU Lewat Program TORA
Perkuat Ketahanan Siber, Pemkab Gorontalo Resmi Miliki Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS)
Hadiri Prosesi Mopotilolo Kapolda Baru, Bupati Sofyan Puhi Komit Perkuat Sinergi Daerah
Sofyan Puhi Minta Jajaran Desa Satu Komando Tangani Persoalan Masyarakat
Buka FGD RDTR dan KLHS, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Penataan Ruang Kunci Cegah Konflik Lahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:23

Sofyan Puhi Dorong Gerakan Literasi, dari Membaca 15 Menit hingga Kafe Literasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:57

Pemkab Gorontalo Siap Dukung Penuh Pengawasan dan Pemeriksaan oleh Inspektorat Provinsi Gorontalo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:53

KKPD Digital Segera Diterapkan di Pemkab Gorontalo, 3 OPD Jadi Pilot Project

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:13

Pemkab Gorontalo Akselerasi Kepastian Hukum Lahan Eks-HGU Lewat Program TORA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:21

Hadiri Prosesi Mopotilolo Kapolda Baru, Bupati Sofyan Puhi Komit Perkuat Sinergi Daerah

Berita Terbaru

Bolmut

Plt Bupati Boltara Hadiri Penutupan KKR GMAHK

Sabtu, 10 Okt 2026 - 20:53