BOROKO – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
Salah satunya melalui kegiatan pengembangan informasi awal evaluasi perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah yang dilaksanakan bersama tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara yang bertempat di Bapelitbang pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat dari BPKP Perwakilan Sulawesi Utara tertanggal 2 Maret 2026 tentang Pengembangan Informasi Awal Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara Tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, menjelaskan bahwa ruang lingkup kegiatan tersebut lebih menitikberatkan pada aspek perencanaan pembangunan daerah yang berkaitan dengan program strategis nasional.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting yang wajib dilaksanakan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program prioritas nasional di sejumlah sektor.
“Ruang lingkup yang dipaparkan tadi lebih ke perencanaan. Ini merupakan langkah yang wajib dilaksanakan di lima sektor utama, dan pemerintah daerah sudah melaksanakan berbagai program nasional,” ujar Jusnan.

Ia menuturkan, beberapa program strategis nasional bahkan telah berhasil diterjemahkan dan diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bolmut. Salah satunya dalam upaya pengentasan kemiskinan yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Sejak tahun lalu, Pemkab Bolmut telah menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan, di antaranya pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Setelah program tersebut dilaksanakan, terjadi pengurangan angka kemiskinan di daerah,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menjalankan sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pemberian bantuan beasiswa pendidikan, program penanganan stunting di sektor kesehatan, hingga pelaksanaan pasar pangan murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Beberapa tahun terakhir kami juga fokus pada penanganan stunting dan hasilnya dapat diturunkan. Selain itu ada program pangan murah yang sering kami laksanakan sebagai upaya membantu masyarakat menjangkau kebutuhan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga berharap agar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) dapat melakukan pendampingan kepada seluruh perangkat daerah guna memastikan berbagai program dan kebijakan dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Ketua Tim BPKP Novi Steffen Raintung menyampaikan bahwa pihaknya telah memaparkan sejumlah materi terkait penguatan perencanaan dan penganggaran daerah..
“Kami telah menyampaikan materi-materi terkait program yang penting untuk ditindaklanjuti. Kami juga meminta adanya koordinator dari Bappeda, sehingga dengan waktu yang tersisa hal-hal yang disampaikan dapat direalisasikan dan nantinya akan kita diskusikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Sekda Bolmut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Ia juga meminta para kepala perangkat daerah agar menyosialisasikan hasil kegiatan tersebut kepada jajaran di masing-masing instansi.
“Saya berharap setelah kegiatan ini para kepala dinas dapat menyosialisasikan kepada para kepala bidang agar hal-hal yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dengan baik,” pungkasnya. Adve
Penulis : IB











