LIMBOTO, – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Fany Hamzah Salamanya, menegaskan bahwa Turnamen Mini Soccer YPI (Yayasan Pohuli Ilimu Ilomata) Cup II Tahun 2025 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membina generasi muda melalui olahraga yang berkarakter, solid, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Fany Salamanya saat menghadiri penutupan turnamen yang secara resmi ditutup oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Lapangan Asabri, Kecamatan Telaga Biru, Sabtu (20/12/2025) malam. Turnamen ini telah berlangsung sejak 28 Oktober dan diikuti oleh 32 tim terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Gorontalo.
Menurut Fany, YPI Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis membangun solidaritas, disiplin, dan karakter generasi muda. Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran besar dalam mempererat persatuan antar kampung dan antar klub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami. Turnamen ini merupakan wujud nyata pembinaan generasi muda, bukan semata-mata soal kompetisi, tetapi bagaimana membangun solidaritas, karakter, dan persatuan,” ujar Fany.
Ia menambahkan, Disporapar akan terus mendorong agar kegiatan serupa dapat ditingkatkan kualitasnya pada tahun-tahun mendatang, termasuk dari sisi motivasi peserta melalui penyediaan hadiah dan doorprize yang lebih variatif.
“Ke depan, kegiatan seperti ini harus kita tingkatkan, baik dari kualitas penyelenggaraan maupun motivasi bagi para atlet muda, agar semangat mereka terus tumbuh,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Disporapar dan panitia penyelenggara yang dinilainya konsisten menghadirkan ruang pembinaan olahraga bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa YPI Cup sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menjaring dan membina bibit-bibit atlet sepak bola potensial.
“Turnamen ini bukan sekadar perebutan piala, tetapi menjadi fasilitas penting bagi pemerintah daerah untuk melihat potensi atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Gorontalo,” ungkap Bupati.
Puncak penutupan turnamen ditandai dengan laga final yang mempertemukan Vegasus FC dan N3 Unprat.
Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi hingga akhirnya Vegasus FC keluar sebagai Juara I setelah menang tipis 1–0. N3 Unprat menempati posisi kedua, sementara PNM FC meraih peringkat ketiga usai menundukkan Huwangobotu FC di laga sebelumnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Fany Salamanya kembali menegaskan komitmen Disporapar untuk menjadikan olahraga sebagai instrumen utama pembangunan kepemudaan di Kabupaten Gorontalo.
“Olahraga adalah media efektif untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan generasi muda. Ini akan terus menjadi perhatian dan komitmen kami di Disporapar,” tegasnya.
Penutupan Turnamen Mini Soccer YPI Cup II Tahun 2025 turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Kapolsek Telaga Biru, Ketua YPI, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Penulis : IB











