LIMBOTO, — Suasana penuh warna dan semangat kebinekaan mewarnai Kota Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (8/11), saat ribuan peserta dari berbagai provinsi se-Indonesia mengikuti Karnaval Budaya Nusantara Peran Saka Nasional 2025.
Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang rute karnaval yang membentang dari Pasar Modern Limboto (Pasmolim) hingga Taman Budaya Limboto, lokasi utama Pasar Kuliner Nusantara yang menyajikan aneka cita rasa kuliner dari Sabang sampai Merauke.
Karnaval secara resmi dilepas oleh Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, didampingi Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, Ketua DPRD, Kejari Kabupaten Gorontalo, serta Ketua TP-PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, bersama jajaran pimpinan OPD Kabupaten Gorontalo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pramuka, tetapi juga wahana strategis untuk memperkenalkan potensi budaya dan kuliner Gorontalo ke tingkat nasional.
“Karnaval budaya dan Pasar Kuliner Nusantara ini menjadi etalase kebinekaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Gorontalo bukan hanya indah secara alam, tetapi juga kaya budaya, cita rasa, dan tradisi. Ini momentum memperkenalkan Gorontalo ke panggung nasional,” ujar Sofyan.
Setibanya di Taman Budaya Limboto, kemeriahan semakin terasa. Puluhan UMKM lokal turut serta menampilkan kuliner khas Gorontalo seperti binthe biluhuta dan ilabulo, berpadu dengan sajian khas daerah lain yang dibawa oleh para kontingen dari berbagai provinsi. Aroma rempah, sorak sorai, dan tawa pengunjung menggambarkan nyata semangat “Bhineka Tunggal Ika” yang hidup di “Bumi Serambi Madinah”.
Sementara itu, Wakil Bupati Tonny S. Junus mengapresiasi antusiasme masyarakat dan menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata terhadap perekonomian lokal.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Omzet UMKM meningkat signifikan selama kegiatan berlangsung. Ini bukti bahwa event nasional seperti ini mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat sektor pariwisata daerah,” ungkap Tonny.
Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo tidak hanya menjadi ajang perkemahan pramuka, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan lintas daerah, memperkokoh semangat kebangsaan, dan mempromosikan keindahan budaya Nusantara di tanah Hulonthalo.
Penulis : IB











