LAMSEL, INTAINEWS.ID- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai mengakselerasi pemanfaatan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan, khususnya dalam pengembangan Alat Penerangan Jalan (APJ).
Langkah ini ditandai dengan keikutsertaan jajaran Pemkab Lampung Selatan dalam kegiatan Pra Capacity Building Tim Simpul KPBU bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia yang digelar secara daring, Rabu (30/4/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam memahami skema pembiayaan non-konvensional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan pra capacity building ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan terkait skema KPBU sebagai alternatif pembiayaan pembangunan,” ujarnya.
Menurut Supriyanto, kebutuhan pembangunan daerah yang semakin kompleks menuntut pemerintah daerah lebih adaptif dalam mencari sumber pendanaan. Skema KPBU dinilai sebagai solusi relevan untuk menjawab tantangan tersebut, terutama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor ke depan guna mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Saat ini Bupati Lampung Selatan bersama seluruh jajaran terus berupaya mendorong pembangunan melalui berbagai sumber pembiayaan alternatif. KPBU menjadi salah satu solusi yang potensial,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari PT PII, Deri Firmansyah, menjelaskan bahwa KPBU merupakan model kolaborasi antara pemerintah dan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.
Ia memaparkan dua jenis proyek dalam skema KPBU, yakni proyek yang diinisiasi pemerintah (solicited project) dan proyek yang berasal dari inisiatif badan usaha (unsolicited project), yang masing-masing memiliki tahapan dan mekanisme berbeda.
Deri juga menguraikan sejumlah keunggulan KPBU, antara lain pembagian risiko antara pemerintah dan investor, peningkatan kualitas layanan, serta kemampuan mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Selain itu, PT PII memiliki peran penting dalam memberikan penjaminan terhadap proyek KPBU guna meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menjaga keberlanjutan proyek.
Melalui kegiatan ini, Tim Simpul KPBU Kabupaten Lampung Selatan diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi proyek, sehingga mampu mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.
Pemkab Lampung Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan melalui kolaborasi lintas sektor serta optimalisasi berbagai peluang kerja sama.***
Penulis : Mrs
Editor : NB











